logo


Penembak Ajudan Prabowo, Mantan Ajudan Murad Ismail?

Murad saat ini mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku di Pilkada 2018.

23 Januari 2018 13:25 WIB

Ilustrasi senjata api dan amunisi.
Ilustrasi senjata api dan amunisi. Shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Oknum anggota Brimob, Briptu AR, yang diduga menembak mati pengawal Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bernama Fernando Alan Josua Wowor pada hari Sabtu (20/1) dini hari di sebuah tempat hiburan malam di Bogor, ternyata pernah menjadi ajudan mantan Kepala Korps Brigade Mobil, Irjen Pol Murad Ismail. Murad saat ini mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku pada Pilkada 2018.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, Briptu AR memang menjadi ajudan Murad Ismail saat yang bersangkutan masih menjabat sebagai Kakorbrimob Polri.

"Tidak ada kaitan apapun, ini tiba-tiba (mereka) saling tidak tahu. Tidak ada kaitannya dengan partai dan institusi Polri. Jangan dibawa-bawa. Ini murni kejadian biasa," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada hari Senin (22/1).


Polisi Bakal Usut Tuntas Kasus Anggota Brimob yang Tmebak Mati Kader Geriindra

Meskipun begitu, ia meminta masyarakat untuk tidak mengaitkan permasalahan ini dengan politik dan menyangkutkan dengan instansi Polri. Setyo menambahkan, kejadian ini adalah murni masalah pribadi.

Sebelumnya, Fernando Alan Josua Wowor bersama beberapa rekannya cekcok mulut dengan Briptu AR di lapangan parkir LIPSS Club, Bogor, Jawa Barat, pada hari Sabtu dini hari lalu. Karena perkelahian tersebut, Briptu AR mengeluarkan pistol dan langsung menembakkannya ke arah Fernando.

Fernando yang juga kader Gerindra itu pun terkapar dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Vania untuk mendapatkan perawatan. Sayang, nyawa Fernando tidak tertolong.

Tolak UU LGBT, Gerindra Berharap Ada Perlindungan Hak dan Kesetaraan LGBT

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha