logo


80 Ribu Rumah Tangga Dapat Mengakses Gas Bumi Tahun Ini

Adapun, untuk wilayah yang menjadi sasaran pembangunan jaringan gas rumah tangga tersebut, kata Ego, salah satunya adalah Cire‎bon.

22 Januari 2018 11:12 WIB

Proyek pembangunan jaringan gas bumi.
Proyek pembangunan jaringan gas bumi. dok. PGN

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komitmen pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam menyediakan energi yang murah, bersih dan ramah lingkungan terus dilaksanakan, salah satunya dengan pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas). Jaringan gas ini dapat menghemat pengeluaran rumah tangga hingga 50 persen.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Ego Syahrial, pun mengatakan, di tahun 2018 ini, pihaknya akan membangun jaringan gas rumah tangga hingga 80 ribu sambungan.

“Jumlah tersebut sedikit meningkat dibandingkan tahun lalu yang 78 ribu sambungan. Tahun ini 70 sampai 80 ribu,” ungkap Ego, di Jakarta, belum lama ini.


Bangun 59.809 Jargas Rumah Tangga, Pemerintah Mobilisasi Peralatan dan Pekerja

Ego melanjutkan, pembangunan jaringan gas rumah tangga pada tahun ini didanai oleh Anggaran Pendapat Belanja Negara (APBN). Besaran biayanya sendiri, lanjut Ego, yakni sekitar Rp 12 juta per sambungan rumah tangga.

"Kalau enggak salah satu sambungan Rp 12 juta. Tergantung area. Tapi more or less segitu," beber dia.

Adapun, untuk wilayah yang menjadi sasaran pembangunan jaringan gas rumah tangga tersebut, kata Ego, salah satunya adalah Cire‎bon. 

“Salah satunya Cirebon, yang pasti dekat sumber,” tuntas Ego.

Januari 2018 Jargas Mengalir di Mojokerto, Warga Mengaku Senang

Halaman: 
Penulis : Riana