logo


Gandeng BEKRAF, Nippon Paint Cari Arsitektur dan Desainer Interior Potensial Lewat AYDA 2017

Kompetisi AYDA 2017 diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa jurusan arsitektur dan desain interior dari 18 Universitas di Indonesia

19 Januari 2018 17:06 WIB

Jon Tan selaku CEC Decorative Paints Nippon Paint Indonesia (tengah)  dan Hari Santosa Sungkari selaku Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (kiri), saat acara preskon AYDA 2018 di The Hermitage Hotel,  Jakarta, Jumat (19/1)
Jon Tan selaku CEC Decorative Paints Nippon Paint Indonesia (tengah) dan Hari Santosa Sungkari selaku Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (kiri), saat acara preskon AYDA 2018 di The Hermitage Hotel, Jakarta, Jumat (19/1) Jitunews/Riana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Nippon Paint didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia kembali menyelenggarakan kompetisi arsitektur dan desain interior terbesar di Asia, bertajuk Asia Young Designer Award (AYDA).

Kompetisi AYDA 2017 diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa jurusan arsitektur dan desain interior dari 18 Universitas di Indonesia. Tahap pengumpulan karya dimulai sejak April 2017 lalu dan ditutup pada 4 September 2017.

Setelah melalui seleksi yang ketat, terpilihlah ToP 6 finalis Arsitektur dan Desain Interior untuk dikompetisikan di Grand Final AYDA 2017 yang diselenggarakan pada hari ini, Jumat (19/1) di Hermitage Hotel Jakarta.


Ini Bukan Rumah Lho, Tapi Kantor! Kamu Mau Kerja di Sini?

Acara ini turut dihadiri oleh Jon Tan selaku CEC Decorative Paints Nippon Paint Indonesia dan Hari Santosa Sungkari selaku Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.

Dalam gelaran AYDA tahun ini, Nippon Paint menghadirkan tema "You For Tomorrow". Tema ini diangkat dalam rangka mengajak calon pelaku di industri arsitektur dan desain interior untuk mampu melihat kebutuhan masyarakat dan menciptakan desain visioner, yang dapat memberikan manfaat dalam aspek ekonomi, sosial dan lingkungan yang berkelanjutan, baik di masa kini hingga di masa mendatang.

"Layaknya industri fashion, industri arsitektur dan desain interior juga menjadi industri yang dituntut untuk dapat bergerak cepat mengisi segala perubahan yang terjadi di masyarakat dan lingkungan. Industri ini menuntut adanya karya penciptaan dan inovasi, serta berkembang seiring dengan tren dan perubahan. Oleh karena itu, setiap tahunnya kami selalu memberikan warna baru pada kompetisi ini melalui tema yang berbeda, jangkauan partisipan yang lebih luas, dan partner yang lebih banyak untuk dilibatkan. Dengan begitu, dapat memberikan wawasan dan pengalaman yang lebih luas lagi kepada para mahasiswa yang merupakan calon pelaku industri arsitektur dan desain interior di Indonesia, sehingga mereka dapat bergerak maju dalam meningkatkan geliat industri ini di masa depan," jelas Jon Tan pada konferensi pers AYDA 2017, pada hari Jumat (19/1).

Selama 10 tahun kompetisi AYDA ini telah diselenggarakan Nippon Paint dalam rangka menemukan bibit baru yang berpotensi, guna mendorong perkembangan industri arsitektur dan desain interior di berbagai negara di Asia. Tahun demi tahun, penyelenggaraan kompetisi ini semakin berkembang dengan bertambahnya negara peserta yang saat ini telah mencapai 15 negara.

BEKRAF sebagai lembaga pemerintah non kementerian yang berperan dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia, tentunya dapat memberikan bimbingan dan energi positif tersendiri pada industri arsitektur dan desain interior, khususnya bagi para mahasiswa Indonesia yang berkarya pada kompetisi ini.

Dilanjutkan Jon Tan, melalui AYDA, Nippon Paint berharap dapat menjadi bagian dari peta perjalanan BEKRAF dalam mengembangkan potensi industri arsitektur dan desain interior di Indonesia.

Dukungan yang diberikan BEKRAF pada kompetisi ini pun, sambung Jon Tan, diharapkan dapat memunculkan gairah para mahasiswa selaku calon arsitektur dan desainer interior masa depan Indonesia, untuk dapat menapakkan kakinya dan menunjukkan keberaniannya dalam berkarya pada skala nasional hingga internasional.

"Harapan besar kami, AYDA dapat menjadi medium bagi para peserta untuk berani mendobrak dan berkomitmen mengembangkan dan memperlihatkan ide-ide kreatif mereka, sehingga kelak dapat membantu mengembangkan keahlian dan karir mereka, serta dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan daya kompetisi Indonesia pada sektor kreatif ini, pungkas Jon Tan.

Sebagai informasi, seperti pada kompetisi sebelumnya, tahun ini AYDA kembali memberikan kesempatan kepada para finalis untuk kerja praktek di perusahaan arsitektur dan desain interior terkemuka, baik di dalam maupun di luar negeri, seperti Airmas Asri, ETHospace, Gunasland, Intiland, Sante Fe Interior Architecture, Urban+, dan perusahaan ternama lainnya.

Dengan adanya kesempatan ini, para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata sebagai bekal untuk memasuki industri sesungguhnya dan kompetisi yang lebih besar lagi di masa depan.

Lima Tangga Spiral Percantik Interior Bangunan Ini, Mau Desain yang Sama?

Halaman: 
Penulis : Riana