logo


Seolah Bernasib Sama, Peradi Mengaku Paham Kenapa Polri Berbenturan dengan KPK

Peradi menyayangkan sikap KPK yang tidak ada koordinasi dengannya terkait kasus yang menimpa Fredrich Yunadi

18 Januari 2018 19:11 WIB

Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)
Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) kumparan.com

JAKARTA, JITUNEWS.COMPerhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyayangkan sikap KPK yang tidak ada koordinasi dengannya terkait kasus yang menimpa Fredrich Yunadi. 

"KPK kita sayangkan memang dia tidak berkoordinasi dengan Peradi. Karena ingat, Peradi ini adalah lembaga penegak hukum," kata Dewan Pembina Peradi, Otto Hasibuan saat jumpa pers di kantornya, pada hari Kamis (18/1).

Otto mengharapkan adanya sikap saling menghargai demi agar ada keseimbangan pada sistem hukum. Ia mengaku paham kenapa Polri kerap berbenturan dengan KPK.


Tak Ada Koordinasi soal Fredrich, Peradi: Tanpa Advokat KPK Lumpuh

"Jadi kita lihat selama ini KPK berbenturan dengan Polri kami mengerti. Apa yang dirasa Polri, (mungkin) karena merasa tidak dihormati," ujarnya.

Otto mengaku ingin adanya koordinasi antara Peradi dengan KPK terkait Fredrich Yunadi yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan merintangi penyidikan. Ia ingin proses penyidikan berjalan sesuai aturan dan menghormati hak dari saksi dan juga tersangka.

"Kita koordinasi apa yang terjadi dengan anggota kami. Soal kasusnya silakan, go ahead. Kita tidak menghalang-halangi karena itu kita tahu dia independen," kata Otto.

Jawab Tudingan Kuasa Hukum Fredrich, KPK: Alat Bukti Sesuai UU

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata