logo


Menteri Jonan Teken Amandemen 1 KK dan 18 PKP2B

Dengan diitandatanganinya amandemen ini, maka penerimaan negara diproyeksikan meningkat hingga USD 27 juta atau setara Rp 360,6 miliar (USD 1=Rp 13.356) per tahun.

17 Januari 2018 21:57 WIB

Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Menteri ESDM Ignasius Jonan. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menandatangani 1 Naskah Amandemen Kontrak Karya (KK) dan 18 Naskah Amandemen Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), Rabu (17/1).

Dengan diitandatanganinya amandemen ini, maka penerimaan negara diproyeksikan meningkat hingga USD 27 juta atau setara Rp 360,6 miliar (USD 1=Rp 13.356) per tahun.

"Ini adalah pekerjaan bersama dalam rangka memenuhi UU Minerba. Dengan amandemen ini, perusahaan yang dulunya KK dan PKP2B ini nantinya penerimanaan negara akan bertambah 300 M atau sekitar USD 27 juta . Tahun lalu royalti minerba lebih dari 40 triliun, artinya tambahannya sekitar 1 % , tetapi yang lebih penting adalah bagaimana amanah UU dijalankan dengan baik," ungkap Jonan di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (17/1).


Penjelasan Menteri ESDM Soal Wacana Harga Khusus Batu Bara untuk Domestic Market Obligation

Sementara itu, Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono, mengatakan bahwa hingga saat ini dari 31 KK terdapat 21 KK telah menandatangani amandemen. Selain itu, dari 68 PKP2B ada 50 yang telah menandatangani amandemen.

Adapun rinciannya, lanjut Bambang, 1 KK atas nama PT Indo Muro Kencana merupakan generasi III, 2 PKP2B generasi I yaitu PT Adaro Indonesia dan PT Kendilo Coal Indonesia sedangkan 16 lainnya merupakan generasi III yakni PT Batubara Duaribu Abadi, PT Firman Ketaun Perkasa, PT Perkasa Inakakerta, PT Teguh Sinar Abadi, PT Wahana Baratama Mining, PT Insani Bara Perkasa, PT Interex Sacra Raya.

Kemudian, PT Lanna Harita Indonesia, PT Singlurus Pratama, PT Mantimin Coal Mining, PT Multi Tambang Jaya Utama, PT Santan Batubara, PT Sarwa Sembada Karya Bumi, PT Tambang Damai, PT Pendopo Energi Batubara, PT Kalimantan Energi Lestari.

Soal lokasi, Bambang merinci, 1 KK terletak di Kalimantan Tengah, 1 PKP2B beroperasi di Jambi, 5 PKP2B di Kalimantan Selatan, 2 Kalimantan Tengah, 10 Kalimantan Timur dan 1 di Sumatera Selatan.

 

Produksi Batu Bara RI 2017 Tak Tembus Target

Halaman: 
Penulis : Riana