logo


Soto Sokaraja khas Jawa Tengah nan Legit

sejumlah public figure seperti, Sulis, Rosa, hingga Indra L. Brugman sering singgah ke rumah makan ini.

5 Januari 2015 14:10 WIB

Omah Pcuk
Omah Pcuk

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketika terjebak macet di sekitar Jalan Raya Pasar Minggu-Jakarta Selatan, mungkin rumah makan Omah Pincuk bisa menjadi alternatif untuk beristirahat sejenak sambil menikmati suguhan kuliner nan uenak tenan. Rumah makan yang didominasi unsur alam, seperti bambu dan batu-batuan ini, dijamin akan membuat Anda nyaman bersantap.

Penat dengan hiruk-pikuk padatnya kota Jakarta perlahan mulai sedikit tersingkirkan, saat Anda melangkah masuk ke Omah Pincuk. Anda juga akan disambut  nuansa hijau alam terbuka, dengan suara gemericik air. Sedikitnya ada lima bangunan saung bambu yang disediakan untuk pengunjung, di dalamnya telah dilengkapi dengan meja lesehan beserta sandaran bantal empuk.

Ya... dengan suasana tersebut dijamin rasa penat Anda hilang dan pikiran pun menjadi lebih tenang. Walaupun konsep restoran Omah Pincuk adalah tradisional Jawa, namun hidangan yang ditawarkan cukup variatif, yaitu mulai dari traditional food, Chinese food, Western food dan Japanese food.


Jadi Mitra Binaan Pertamina, Ibu dan Anak Ini Kolaborasi Kembangkan Bisnis Kue Kering Berbahan Cokelat di Bogor

Salah satu menu andalan dan favorit dari rumah makan Omah Pincuk adalah Soto Sokaraja. Seporsi menu ini, terdiri dari tauge, irisan daging, taburan irisan seledri dan bawang goreng. Dan sebagai pelengkap rasa yang sempurna, tentunya tidak lupa dengan siraman kuah kaldu dan taburan krupuk merah. Ketika sendokkan pertama masuk ke dalam mulut, kuah kaldu yang berwarna kuning tanpa tambahan santan ini terasa begitu gurih, karena diambiul dari air rebusan daging, iga dan tulang yang ditambahkan bumbu rahasia khas Omah Pincuk. Karena bumbu telah ditumis sebelumnya, aroma yang keluar pun terasa harum menggoda. Namun tak sampai membuat kuah Soto Sokaraja terlihat berminyak atau beraroma langu. Semangkuk kenikmatan Soto Sokaraja ini dapat Anda nikmati cukup dengan mmbayar dengan harga Rp 15 ribu.

Selain Soto Sokaraja, Bebek Bakar ala Omah Pincuk pun merupakan salah satu menu andalan dan favorit. Bebek Bakar yang disuguhkan Omah Pincuk berbeda dari umumnya. Daging bebek yang empuk, ditambah cita rasa bumbu yang meresap hingga ke dalam daging, membuat menu Bebek Bakar ini menjadi salah satu buruan para pelanggan yang datang.

Untuk menghasilkan cita rasa Bebek Bakar yang nikmat, Omah Pincuk  menggunakan daging bebek jawa, yang dikenal memiliki rasa daging yang lebih gurih. Daging bebek kemudian diungkap selama 1 ½ jam bersama bumbu. Yang membuat daging bebek terasa maknyos adalah pengolahan bumbu halus rahasia yang ditumis sebelum diungkep bersama daging bebek dan air. Bumbu rempah yang ditambahkan juga disangrai lebih dahulu, sehingga sama sekali tidak meninggalkan aroma mentah. Daging Bebek Ungkep juga baru dibakar sesaat setelah pesanan datang. Sehingga aroma hasil pemanggangan di atas bara api, masih tercium ketika sampai di meja tamu.

Satu porsi Bebek Bakar  terdiri dari sepotong daging Bebek Bakar, satu porsi nasi putih, dua potong tahu cina goreng ukuran kotak sedang, tempe goreng, lalapan berupa daun slada dan irisan timun. Untuk menambah kelengkapan rasa, semangkuk cabai merah ulek juga turut disandingkan bersama Bebek Bakar. Seporsi Bebek Bakar dijual dengan harga Rp 25 ribu.

Salah satu keistimewan menu yang disandingkan Omah Pincuk adalah kebersihan bahan yang selalu diutamakan. Karena sebelum diolah, semua bahan dicuci dalam ionizer atau alat detoksifikasi kuman dan bakteri. Sehingga kesehatan Anda pun lebih terjamin.

Tak hanya termanjakan dengan nikmatnya makanan ala Omah Pincuk,  di sini Anda pun bakal merasakan kesegaran racikan minuman manis, yaitu Layung Katineung. Segelas Layung Katineung berisi orange juice, shirup rasberry, kopi, satu cop es krim dan potongan taburan nanas dan stroberi, sungguh tampilan yang benar-benar menggoda. Dan ketika Anda mencobanya perpaduan rasa manis, asam dan segar membuat Anda ketagihan. Satu gelas Layung Katineung di jual dengan harga Rp 17 ribu.

Omah Pincuk bukan hanya menawarkan menu minuman moderen saja, melainkan pula menu minuman khas tradisional seperti Bandrek, Bajigur, Sekoteng, Jahe dan masih banyak lagi, mulai dari harga Rp 8 ribu per cangkir atau per gelas hingga Rp 17 ribu per gelas.

Selain pemesanan secara langsung Omah Pincuk dapat menerima pesanan dan delivery order khusus wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya, dengan minimum pembelian Rp 30 ribu dan dikenakan ongkos kirim. Karena memiliki konsep ruangan dan menu-menu yang lezat, maka tidak heran sejumlah public figure seperti, Sulis, Rosa, hingga Indra L. Brugman sering singgah ke rumah makan ini. Ingin langsung merasakan pesonanya? Tunggu apa lagi, ayo datanggg!!!

 

Kembang Tahu Instan Berhasil Curi Perhatian Gibran

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah