logo


Meltdown dan Spectre, Celah Keamanan pada Prosesor Intel

Para peneliti keamanan siber membuka beberapa kecacatan keamanan pada hampir semua komputer yang menggunakan prosesor buatan Intel Corp, Advanced Micro Devices Inc, dan ARM Holdings sehingga terdapat celah pencurian informasi sensitif....

4 Januari 2018 15:16 WIB

Ilustrasi celah keamanan pada prosesor Intel yaitu Meltdown dan Spectre - internet
Ilustrasi celah keamanan pada prosesor Intel yaitu Meltdown dan Spectre - internet
dibaca 205 x

Para peneliti keamanan siber membuka beberapa kecacatan keamanan pada hampir semua komputer yang menggunakan prosesor buatan Intel Corp, Advanced Micro Devices Inc, dan ARM Holdings sehingga terdapat celah pencurian informasi sensitif.

Dikutip dari Reuters, peneliti dari Alphabet Inc’s Google Zero Project, yang bekerja sama dengan akademisi dan peneliti industri dari beberapa negara, menemukan dua kecacatan.

Pertama, bernama Meltdown yang memungkinkan bagi mendapatkan jalan pintas melalui peranti keras (hardware barrier) untuk menagkses aplikasi yang dijalankan pengguna. Celah ini memungkinkan peretas mengakses data pengguna termasuk mencuri kata sandi.


Fitur Pengingat Password pada Browser Rentan Pencurian Data

Kedua, celah bernama Spectre yang mengakibatkan prosesor dari Intel, AMD dan ARM bisa diakses peretas sehingga membuat aplikasi bebas gangguan atau error-free applications justru memberikan informasi rahasia.

Secara umum, Meltdown dan Spectre memiliki jenis serangan yang sama, yaitu dengan masuk ke dalam kernel untuk mendapatkan kendali. Dua serangan tersebut bisa menganggu proses komputasi sebuah perangkat bahkan jaringan sistem.

Prosesor di masa depan bakal didesain ulang agar tak lagi terdampak oleh kedua celah keamanan ini. Namun, untuk prosesor yang sudah ada dan sudah digunakan di miliaran perangkat, hanya sedikit yang bisa dilakukan yaitu dengan menyalurkan perbaikan sementara berupa patch.

Microsoft saat ini sudah merilis patch untuk menambal celah ini di semua perangkat yang menjalankan Windows 10. Sementara untuk MacOS, sampai saat ini Apple belum mengeluarkan pernyataan soal hal ini.

Ditulis oleh: Andre

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Keseriusan Asus dalam Mengincar Pasar Gaming

Halaman: 
Admin : Satria Budi