logo


Soal Hoax Membangun, Kepala Siber: Hanya Gimmick

Djoko kemudian menyampaikan permintaan maaf, dia mengaku tak mempunyai niat untuk menyampaikan tersebut

4 Januari 2018 00:15 WIB

Djoko Setiadi dan Presiden Joko Widodo saat pelantikan Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Jumat (8/1/2016).
Djoko Setiadi dan Presiden Joko Widodo saat pelantikan Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Jumat (8/1/2016). Setkab

JAKARTA, JITUNEWS.COMPernyataan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi, tentang hoax yang membangun menuai kontroversi. Djoko kemudian mengatakan bahwa ucapannya tersebut hanyalah gimmick semata.

"Itu sebetulnya gimmick, sengaja saya ingin lihat apa reaksinya, ternyata reaksinya keras, artinya teman-teman enggak melamun," ucap Djoko dikutip dari kumparan.com pada hari Kamis (4/1).

Ia tidak menduga jika pernyataannya tersebut akan mendapat reaksi dari masyarakat. Djoko lalu mengatakan bahwa tidak ada hoax yang positif.


Tanggapi Pernyataan Kepala Badan Siber, Meutya: Tidak Ada Hoax yang Membangun

"Ya namanya hoax pasti jelek, itu hanya gimmick. Hanya memancing, tapi (reaksi) teman-teman beda. Maksud saya mana ada hoax yang membangun, itu kritik," katanya.

Djoko kemudian menyampaikan permintaan maaf, dia mengaku tidak mempunyai niat untuk menyampaikan tersebut.

"Kalau itu kekeliruan, saya minta maaf. Niat saya enggak begitu, niat saya hanya gimmick, memancing," ungkap Djoko.

Sebelumnya, Djoko Setiadi mengatakan bahwa ada hoax yang bersifat negatif namun ada juga yang positif. Ia juga mengatakan apabila hoax tersebut membangun, tidak perlu jadi masalah.

"Kalau hoax itu membangun, ya silakan saja, tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran yang tidak pantas, saya rasa bisa dikurangi," ujar Djoko di Istana Negara pada hari Rabu (3/1).

Kata Fahri Soal Dilantiknya Djoko Setiadi Jadi Kepala BSSN oleh Jokowi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata