logo


Balita Tak Butuh Mainan Canggih Agar Cerdas

Kebanyakan orangtua mungkin setuju bila mainan anak yang canggih dapat menstimulasi otak anak. Nyatanya, hal ini keliru...

3 Januari 2018 17:55 WIB

Ilustrasi - internet
Ilustrasi - internet
dibaca 795 x

Kebanyakan orangtua mungkin setuju bila mainan anak yang canggih dapat menstimulasi otak anak. Nyatanya, hal ini keliru.

Menurut dokter anak yang berbasis di New Hyde Park, New York, Dr. Andrew Adesman, tidak ada bukti kalau mainan tertentu dapat membuat anak Anda lebih pintar.

"Balita perlu belajar dengan mengeksplorasi lingkungannya. Semakin banyak dia dikenalkan dengan lingkungan tertentu, itu akan menstimulasi otaknya. Jadi mainan canggih tidak diperlukan," katanya, seperti yang dikutip dari halaman Parents.


Atasi Bengkak pada Kaki Ibu Hamil dengan Kubis

Kendati demikian, Andrew tidak menyangkal bila bayi memiliki preferensi visual pada warna hitam dan putih. Namun dia berharap, orangtua tidak perlu hanya memberikan warna ini untuk meningkatkan kecerdasan bayi.

Di sisi lain, Psikolog dari Tiga Generasi, Astrid Wen pernah mengatakan, orangtua perlu mengenali mainan anak berdasarkan usia dan kemampuan anak.

"Jangan berikan alat bermain terlalu susah. Misalnya lego buat anak 3 tahun. Di usia tersebut, anak memerlukan lebih banyak stimulasi suara, gerak. Ajak dia bernyanyi, olahraga seperti main bola dan sebagainya. Atau berikan saja balok kayu tanpa warna. Biarkan imajinasinya tak berbatas," ujarnya.

Ditulis oleh: Andre

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Beberapa Mitos yang Salah tentang Diet

Halaman: 
Admin : Satria Budi