logo


Panglima TNI Pimpin Apel Khusus Awal Tahun 2018

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat pengabdian seluruh Prajurit dan ASN jajaran TNI, karena telah melewati tahun 2017 dengan sarat prestasi.

2 Januari 2018 12:43 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan sambutan saat memimpin apel khusus awal tahun baru 2018 di Lapangan Upacara Gedung B-3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/1).
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan sambutan saat memimpin apel khusus awal tahun baru 2018 di Lapangan Upacara Gedung B-3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/1). Puspen TNI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin pelaksanaan Apel Khusus awal Tahun Baru 2018 yang diikuti oleh 2.884 prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Mabes TNI bertempat di Lapangan Upacara Gedung B-3 Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada hari Selasa (02/01).

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan semangat pengabdian seluruh prajurit dan ASN jajaran TNI, karena telah melewati tahun 2017 dengan sarat prestasi dan kinerja yang baik. “Perkembangan situasi dan kondisi keamanan nasional saat ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Selama kurun waktu satu tahun telah banyak yang kita perbuat sesuai tugas yang diamanahkan kepada TNI, baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, banyak tugas OMSP yang telah dikerjakan oleh prajurit TNI yang melebihi panggilan tugas. Salah satunya di penghujung tahun 2017, prajurit TNI berhasil membebaskan sandera di Timika, Papua Barat. Demikian juga pelaksanaan tugas luar negeri, prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB dinilai berhasil karena dapat berbaur dengan masyarakat setempat dan diapresiasi oleh masyarakat dunia. “Inilah wujud profesionalisme yang telah ditunjukkan oleh para prajurit TNI,” katanya.

Panglima TNI berharap, prestasi dan kinerja optimal TNI yang telah mendapatkan penilaian positif dari masyarakat selama ini harus senantiasa dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang. “Impelementasinya, Prajurit dan ASN jajaran TNI harus selalu menjadi suri tauladan dalam kepatuhan dan ketaatan terhadap ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku di manapun berada dan bertugas,” tegasnya.

Pada Apel Khusus tersebut Panglima TNI juga menyampaikan, di balik kesuksesan pelaksanaan tugas tersebut masih ada oknum Prajurit dan ASN TNI yang melakukan tindakan dan perilaku yang melanggar norma dan ketentuan-ketentuan yang berlaku. “Semua pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Prajurit dan ASN TNI harus diselesaikan secara adil dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam menghadapi tantangan yang tidak semakin ringan ke depan, Panglima TNI mengatakan bahwa TNI akan terus mentransformasi diri menjadi organisasi yang profesional, modern, dan tangguh. Menurutnya, TNI harus berisikan SDM yang berjiwa satria, militan, loyal dan profesional sehingga mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman, baik yang datangnya dari luar maupun dalam negeri. “Pengelolaan SDM TNI harus berbasis kompetensi untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme, rekrutmen dilaksanakan secara bersih, transparan, humanis, dan bebas KKN,” tegasnya.

Pada aspek kesejahteraan, kedepan TNI akan berorientasi pada peningkatan kinerja dan akuntabilitas organisasi untuk mencapai remunerasi secara bertahap sampai 100%, peningkatan gaji dan lauk pauk prajurit serta pemenuhan kebutuhan perlengkapan perorangan. “Hal lainnya yang tidak kalah penting adalah pemenuhan perumahan dinas, kemudahan akses pendidikan serta pelayanan kesehatan prajurit dan keluarganya,” ungkap Panglima TNI.

Terkait dengan pelaksanaan Pilkada, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan kembali bahwa TNI akan tetap netral dan menjamin Pilkada berjalan aman, tertib dan lancar. “Kepada seluruh prajurit TNI, saya perintahkan untuk bersikap netral dan melaksanakan pengamanan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Anies Baswedan dan Marsekal Hadi Tjahjanto Dijadwalkan Hadiri Misa Natal di Katedral

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan