logo


Pengamat Minta Para Elite Politik Hati-Hati Soal Isu Agama, Belajar dari Pilkada DKI Jakarta

Para elite politik diharapkan mampu menunjukkan dan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

2 Januari 2018 07:30 WIB

Ilustrasi pemilu.
Ilustrasi pemilu. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Politik UIN Jakarta, Adi Prayitno, mengatakan bahwa jelang kontestasi Pilkada 2018 para elite politik harus mengambil pelajaran dari Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia pun berharap saat Pemilu selanjutnya tidak ada isu-isu maupun berita  hoax berbumbu SARA yang berpotensi memecah belah masyarakat.

"Apa pun itu, elite dan aktor politik yang bakal bertarung harus belajar banyak dari Pilkada Jakarta," demikian kata Adi kepada wartawan pada hari Senin (1/1).


Sempat Dikritik Investor Soal Gonjang-ganjing Pilkada, Sandiaga: Jangan Khawatir

Berbicara soal isu agama, Adi menegaskan bahwa para elite politik sebaiknya berhati-hati agar tidak menyinggung perasaan umat tertentu. Pasalnya, hal tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan kegaduhan yang berkepanjangan.

"Bukan hanya fatal tapi membuat kegaduhan. Agama merupakan hak asasi yang dibawa sejak lahir. Orang banyak yang rela mati demi membela agama. Itu yang terjadi pada saat Pilkada Jakarta," ujarnya lagi.

Untuk itu, ia benar-benar berharap para elite politik dapat dengan dewasa menunjukkan dan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Jangan sampai tatanan demokrasi tercederai oleh konflik sesama anak bangsa.

"Masuk tahun politik 2018, elite politik harus beri teladan. Tak ada lagi fitnah, tak ada lagi hoax, dan no more hate speech," ucapnya.

Jelang Pilkada Serentak, Kapolri: Buat Berita yang Mendinginkan

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari