logo


Ini Alasan Acara Infotainment Tak Pernah Mendapatkan Anugerah dari KPI

KPI menggelar acara 'Refleksi Akhir Tahun dan Ekspose Survei 2017', tujuannya untuk membantu perilaku penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) selama 2017

21 Desember 2017 20:44 WIB

Ilustrasi menonton TV
Ilustrasi menonton TV Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMKomisi penyiaran Indonesia (KPI) menggelar acara 'Refleksi Akhir Tahun dan Ekspose Survei 2017', tujuannya untuk membantu perilaku penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS) selama 2017.

Komisioner KPI Bidang Pengawasan Isi Siaran, Hardly Stefano F Pariela mengatakan bahwa infotainment tidak mendapat anugerah dari KPI karena kebanyakan menayangkan gosip dibanding mengambil hal positif dari kehidupan.

"Infotainment tidak mendapat anugerah KPI, di mana infotainment mendapatkan indeks paling rendah. Agar tidak hanya menyebarkan gosip tapi lebih bisa memberikan contoh positif kehidupan," ujar Hardly di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Kamis (21/12).


Akan Lakukan Sejumlah Perombakan di TVRI, Helmy Yahya Mohon Doa

"KPI menitikberatkan adanya sinergi antara para pemangku kepentingan penyiaran untuk meningkatkan kualitas isi siaran," tambahnya.

Koordinator Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Endah Muarni menyebut tayangan infotainment beberapa tahun belakangan ini belum pernah mencapai Indeks yang ditentukan oleh KPI. 

"Untuk infotainment ini memang dalam tiga tahun terakhir memang belum pernah bisa mencapai indeks yang ditetapkan oleh KPI karena ternyata masih selalu di bawah indeks berkualitas. Jadi untuk periode ke dua ini, ini naik tetapi masih di bawah dan yang paling menjadi perhatian untuk aspek kualitas yang masih rendah itu adalah aspek terkait dengan kehidupan pribadi. Lembaga yang paling tinggi indeksnya meskipun masih di bawah indeks kualitas KPI yaitu Net TV, kemudian Trans TV dan Indosiar," jelas Endah.

Iklan Shopee ‘Sepedanya Mana?’ Sabet Penghargaan di Bright Awards Indonesia 2017

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata