logo


Wakil Ketua MPR: LGBT Bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945

Fraksi PKS DPR sudah berkomitmen untuk berjihad mengawal, membuat UU yang bisa mengkriminalkan dan menghukum mereka yang melakukan penyimpangan seksual semacam ini.

21 Desember 2017 18:01 WIB

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), menegaskan, lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) sangat bertentangan dengan Pancasila dan UUD RI Tahun 1945.

"Dan tiada satu agama pun yang membolehkan LGBT dan membuat fatwa; praktekan lah LGBT, maka Anda masuk surga," kata Hidayat dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Kamis (21/12).

Selain itu, kata Hidayat, LGBT juga bertentangan dengan Perpu Nomer 2 tahun 2017 yang sekarang menjadi UU tentang keormasan. Di sana, ada kondisi ancaman dimana seseorang atau ormas bisa dikenakan pasal pidana terkait dengan UU keormasan dengan hukuman pidana minimal lima tahun sampai seumur hidup.


MPR: LGBT Adalah Cara Musuh untuk Melemahkan dan Menceraiberaikan Indonesia

Salah satunya adalah mereka yang melakukan penistaan terhadap agama. Salah satu bentuk penistaan adalah praktek LGBT sebab tidak ada agama apapun yang mengizinkan praktek LGBT.

Diakui Hidayat, sekarang bolanya di DPR. Di Fraksi PKS DPR sudah berkomitmen untuk berjihad mengawal, membuat UU yang bisa mengkriminalkan dan menghukum mereka yang melakukan penyimpangan seksual semacam ini.

"Ini untuk menyelamatkan Indonesia, menyelamatkan NKRI dengan segala yang ada di sana," pungkasnya.

 

LGBT Bikin Resah, GNPF MUI: Kita Perjuangkan Agar LGBT Ada Unsur Pidana

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana