logo


Diminta PKS Turun, Fahri Hamzah: Pengadilan Nyatakan Saya Pimpinan DPR Sampai 2019

Melalui surat, Fraksi PKS meminta pimpinan DPR mengganti posisi Fahri Hamzah dari kursi Wakil Ketua DPR

14 Desember 2017 14:57 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMMelalui surat, Fraksi PKS meminta pimpinan DPR mengganti posisi Fahri Hamzah dari kursi Wakil Ketua DPR. Fahri sendiri mengatakan pemecatan yang dilakukan oleh PKS tidak berlaku karena Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2016 menyatakan pemecatan yang dilakukan PKS terhadap Fahri tidak sah.

"Ada rute yang salah karena PKS memecat gitu loh, itu kan rutenya salah dan dengar dasar pemecatan itu ingin melakukan pergantian, tapi pemecatannya ditolak pengadilan," kata Fahri di kompleks parlemen, Kamis (14/12).

Menurutnya, tidak hanya statusnya sebagai kader PKS yang pulih terkait putusan tersebut, namun pengadilan juga menyebut dirinya masih pimpinan DPR hingga 2019. Maka dari itu Fahri tidak ambil pusing surat dari Fraksi PKS tersebut.


Idrus Marham: Pemilihan Ketum dengan Munaslub, Tidak Bisa Aklamasi

"Pengadilan mengatakan kembalikan posisinya Fahri Hamzah sebagai kader PKS, sebagai anggota DPR, dan sebagai pimpinan DPR malah disebut sampai 2019 oleh pengadilan. Kita mesti ikut itu karena pengadilan adalah hukum," ujar Fahri.

Airlangga Jadi Ketum Pengganti Setnov, Dedi Mulyadi: Ini Kebahagiaan Bagi Golkar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata