logo


Deklarasikan Aspemo Kalbar, Pemerintah Tuntut Media Lebih Inovatif

Media mainstream yang ada saat ini dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif supaya tidak tergerus dengan kehadiran media online atau media siber

10 Desember 2017 20:12 WIB

Acara deklarasi Aspemo Kalimantan Barat
Acara deklarasi Aspemo Kalimantan Barat Jitunews/Ngadri

LANDAK, JITUNEWS.COM - Bupati Landak diwakili Asisten 1 Setda Landak, Alesius Asnanda dalam sambutannya di acara deklarasi Aspemo menyebut media mainstream yang ada saat ini dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif supaya tidak tergerus dengan kehadiran media online atau media siber.

"Media cetak masih ada, saat ini kita rasakan media online smartphone membuat kita dalam satu genggaman bisa membaca berita dari seluruh dunia. Pers sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pembangunan. Media online berperan penting sebagai agen perubahan dan pembaruan memperkenalkan modernisasi bagi masyarakat," ujarnya Minggu (10/12).

Lebih lanjut, Alexius menuturkan, media online menjadi wajah transfer informasi pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kepada masyarakat, berapa peran media online bagi pemerintah, diantaranya untuk membantu penyelesaian pengaduan atau laporan pelayanan publik, membantu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik, mempercepat penyelesaian laporan pelayanan publik serta sebagai sarana transformasi informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.


Pendidikan Tinggi Bukan Solusi Menembus Revolusi Media

Media online harus berbadan hukum

Pemerintah berharap kepada pemilik media online atau media siber di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Landak yang tergabung dalam wadah Aspemo, agar bisa membantu kontrol sosial dalam pembangunan. Diharapkan Aspemo bisa bermanfaat dan terpenting jangan sampai media menerbitkan berita hoax.

Ketua Aspemo Kalbar, Kundori mengatakan, Aspemo adalah asosiasi/perkumpulan para pengusaha dan atau pemilik yang bergerak dibidang bisnis media online yang bersatu dengan maksud mendorong maksimalisasi peran dan posisi media online dengan cara turut membina dan atau memajukan serta mengembangkan anggota menjadi profesional, kuat dan tangguh dengan tujuan menjaga kesinambungan usaha dan mempersiapkan diri terhadap perubahan sewaktu-waktu atas peradaban digital.

Untuk mencapai tujuan maka Aspemo melakukan usaha-usaha yang meliputi, memberikan pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat dan-atau badan hukum tentang hal-hal yang terkait dengan media online.

Mengadakan kerjasama di bidang pendidikan, pelatihan dan penelitian serta kegiatan bisnis lainnya tentang media online dengan pihak-pihak lain, baik pemerintah maupun swasta yang dalam negeri dan luar negeri sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Usaha-usaha lain yang sah yang tidak bertentangan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Anggota Aspemo adalah para pemilik dan atau pengelola media online yang berbentuk badan hukum yang berdomisili di wilayah Republik Indonesia. Sampai saat ini yang sudah bergabung 32 media dengan 26 pemilik di Kalimantan Barat.

Dilengkapi Fasilitas MRI, Gubernur Minta Pelayanan RSSA Pontianak Lebih Baik

Halaman: 
Penulis : Ngadri, Aurora Denata