logo


Usaha Rujak Cireng Tetap Jaya Hingga Kini

Modal awal Rp 500 ribu, dan kini memiliki omset Rp 48 juta per bulan

30 Desember 2014 09:38 WIB

Rujak cireng
Rujak cireng

BOGOR, JITUNEWS.COM - Salah satu usaha kuliner yang memiliki prospek cerah, dan hingga kini masih tetap berjaya adalah Rujak Cireng. Cireng biasanya dipadukan dengan saus sambal atau sambal kacang sebagai cocolan. Namun rujak cireng, merupakan menu cireng klasik yang dicocol dengan bumbu rujak. Dan salah satu pengusaha rujak cireng yang masih eksis hingga adalah Shopia Meilany (36), dengan Meilan’s Shop sebagai brand usaha yang diusung. Bagaimana geliat usahanya ?

Menekuni usaha kuliner bukanlah hal baru bagi wanita yang akrab disapa Opie ini. Sebelum melakoni bisnis rujak cireng, wanita kelahiran Bogor, 5 Mei 1978 ini pernah menggeluti usaha catering di tahun 2011. Namun, karena hanya melayani pesanan online untuk acara pernikahan, arisan atau ulang tahun di sekitar Bogor-Jawa Barat, peluang yang dijanjikan tidak terlalu prospektif. Order yang diterima juga tesendat-sendat dan cenderung sepi, satu tahun kemudian Opie memutuskan untuk menutup usaha tersebut.

Meski sempat gagal, Opie tak patah arang. Ia pun memutar otak dan mencari tahu menu apa yang disukai kebanyakan konsumen di Bogor-Jawa Barat. Setelah beberapa kali melakukan survey pasar, Opie melihat bisnis gorengan memiliki peluang yang cukup besar. Hingga  akhirnya pada bulan September 2012, Opie resmi meluncurkan  brand Meilan’s Shop yang menjual aneka gorengan seperti Risoles, Pisang Goreng Pasir dan Gehu Pedas.


Roemah Rempah Spa Sabet Penghargaan Prestisius The Most Promising Brand 2019

Bagi Opie, dunia kuliner merupakan dunia yang dinamis dan terus bergerak. Karena itu kreativitas mutlak diperlukan. Tiap pelaku usaha kuliner dituntut untuk terus berinovasi dan mengikuti trend yang tengah berkembang dan diminati. Di akhir tahun 2013, saat varian Rujak Cireng tengah populer, Opie pun berusaha membedah trend tersebut. Dan akhirnya, setelah melakukan uji resep, Opie pun sukses meluncurkan rujak cireng sebagai menu jualannya.

Sedangkan untuk modal awal menjalankan bisnis Meilan’s Shop, Opie mengeluarkan modal sekira Rp 500.000. Modal tersebut digunakan untuk mesin press, bahan baku, kemasan dan sticker.

Karena hanya menngandalkan sistem penjualan secara online, Opie pun gencar melakukan promosi melalui beragam media. Seperti jejaring sosial di internet hingga blackberry messenger (BBM).

Tak hanya itu, Opie juga kerap rutin mengikuti bazaar yang digelar di sekolah ataupun perguruan tinggi di Bogor-Jawa Barat. Ketika mengikuti bazaar, biasanya Opie memasang banner dan  membagikan tester serta brosur. Promosi ini dinilai Opie cukup efektif. Dan ketenaran Meilan’s Shop pun mulai menyebar dari mulut ke mulut.

Berkat keuletan dan kegigihan Opie melakoni bisnis Meilan’s Shop, Opie mampu mendulang omset yang cukup menjanjikan. Dalam sehari, ia mampu menjual 200 pack varian menu Meilan’s Shop, dengan pendapatan sebesar Rp 1,6 juta. Dan jika diakumulasikan dalam hitungan per bulan, penjualan cireng mencapai 6.000 pack dengan omset sebesar Rp 48 juta. Sedangkan keuntungan bersih yang dikantongi Opie tiap bulannya mencapai 53% Atau sekira Rp 25 juta. Tertarik menekuni usaha serupa ?   

 

Royal Garden Spa Kokohkan Posisinya Sebagai Pemimpin Pasar Waralaba Spa

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah