logo


Dirjen Migas Kementerian ESDM Undur Proses Lelang 15 Blok Migas

Menurutnya dengan adanya pengunduran ini maka proses lelang 15 blok migas yang sedianya berakhir pada tanggal 27 November 2017 menjadi tanggal 31 Desember 2017 mendatang.

21 November 2017 20:11 WIB

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial
Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial jitunews/khairul anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan Pihaknya telah mengundur waktu proses lelang 15 blok migas.

Menurutnya dengan adanya pengunduran ini maka proses lelang 15 blok migas yang sedianya berakhir pada tanggal 27 November 2017 menjadi tanggal 31 Desember 2017 mendatang.

"Intinya kita undur sampai batas waktu 31 Desember 2017," ujar Ego saat melakukan konferensi pers di Ruang Damar, Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (21/11).


Arcandra Jadi Saksi Pengalihan Lapangan Migas Jambaran-Tiung Biru dari Exxon ke Pertamina

Ego menjelaskan dengan diperpanjangnya masa lelang ini, maka para peserta lelang bisa memasukkan dokumen partisipasi lelang paling lambat 31 Desember 2017.

Kemudian dengan diundurnya masa proses lelang ini sampai tanggal 31 Desember 2017 maka hal tersebut juga akan berpengaruh terhadap lelang tahap dua.

"Lelang tahap dua direncanakan November otomatis sesuaikan ini. Kalau ini sampai tanggal 31 Desember, perkiraan kami di pertengahan Januari atau akhir Januari pengumuman lelang tahap dua," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengundang 52 perwakilan perusahaan minyak dan gas (Migas) untuk menawarkan lelang 15 wilayah kerja (WK) migas, 10 konvensional dan lima non-konvensional.

Antara lain, 10 blok migas konvensional yang ditawarkan yakni Andaman I, Aceh Utara; Andaman II, Aceh Utara; Merak Lampung, Lampung; South Tuna, Natuna Timur; Tongkol, Natuna Timur; Pekawai, Kalimantan Timur; West Yamdena, Maluku; East Tanimbar, Maluku; Kasuri III, Papua Barat dan Memberamo, Papua Barat.

Sedangkan, lima blok migas nonkonvensional yang ditawarkan yakni blok shale gas Jambi I dan Jambi II serta blok gas metana batubara Raja, Bungamas dan West Air Komering.

PLN Pontianak Jalin Kerjasama P2TL dengan Kejari

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari