logo


Ketua Fraksi PKS DPR Ajak Akademisi Kembangkan Ilmu Politik Islam

Jazuli menegaskan bahwa sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menampilkan politik Islam yang benar-benar sesuai dengan semangat visi Islam yang rahmatan lil alamin.

21 November 2017 15:18 WIB

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini.
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini. istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, mengapresiasi penyelenggaraan Seminar Internasional tentang Politik Islam Dunia. Pasalnya kata dia, seminar ini menghadirkan pembicara internasional sehingga bisa saling bertukar pikiran dan gagasan tentang politik Islam dunia.

"Tukar pikiran di antara akademisi dan praktisi dunia akan mengembangkan wawasan keilmuan khususnya terhadap politik Islam sehingga kita makin kaya perspektif baik dalam dimensi teoritis maupun praktek politik Islam," ujar Jazuli saat menjadi Keynote Speaker Seminar Internasional tentang Politik Islam Dunia yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) pada hari Selasa (21/11).

Lebih lanjut, Jazuli mendorong para akademisi, dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan dimensi keilmuan politik Islam karena ajaran Islam mengatur seluruh aspek kehidupan, apalagi politik sebagai sistem bernegara.


Soal GIF WhatsApp, Jazuli Juwaini: Tak Ada Toleransi untuk Konten Berbau Pornografi

"Islam secara doktrinal mempunyai visi rahmatan lil alamin. Visi tersebut menegaskan bahwa Islam adalah agama yang menghendaki keteraturan tatanan dunia dan peradaban atas dasar kemaslahatan dan kemajuan umat manusia," tuturnya.

Dalam konteks itulah, kata Jazuli, politik Islam berperan sebagaimana Ibnu Khaldun, seorang ilmuwan politik Islam, mengatakan bahwa dalam Islam berpolitik adalah sarana untuk menuju keteraturan dan cara menuju peradaban. 

Dengan demikian, kata dia, politik Islam tidak boleh dipahami hanya sebagai power struggle atau perebutan kekuasaan an-sich sebagaimana buku-buku politik umum menyebutnya.

Lantas, Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan bahwa sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menampilkan politik Islam yang benar-benar sesuai dengan semangat Islam yang rahmatan lil alamin.

“Untuk itu, basis ilmiah tentang politik Islam harus terus dikembangkan dan diperkuat dengan penggalian/penemuan sumber-sumber otentik dan sejarah Islam. Inilah salah satu tanggung jawab ilmuwan dan akademisi politik Islam. Ajarkan dan kembangkan nilai dan sistem politik Islam yang relevan dengan semangat kemajuan peradaban," pungkasnya.

Jazuli: Fraksi PKS Dorong Karakteristik Anak Muda 'Zaman Now'

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex