logo


Sudirman Said: Pemimpin Dulu Berniat Memajukan Bangsa, Sekarang Berebut Kekuasaan

Menurut Sudirman, pemimpin itu soal perilaku, bukan karena jabatan atau kedudukan.

15 November 2017 07:45 WIB

Sudirman Said.
Sudirman Said. JITUNEWS/Johdan A.A.P

SEMARANG, JITUNEWS.COMKetua Institut Harkat Negeri (IHN) Sudirman Said mengibaratkan pemimpin harus seperti pabrik, bukan gudang. Karena menurutnya, pabrik menghasilkan sesuatu dan memberi nilai tambah pada barang. Sementara gudang hanya menyimpan, tidak mengubah.

"Balok masuk pabrik keluar jadi meja, kursi, dan barang-barang lain. Sementara balok masuk gudang keluar tetap sebagai balok," kata Sudirman Said saat menjadi pembicara dalam seminar tematik bertajuk 'Peran Mahasiswa Dalam Upaya Penguatan Integritas Bangsa' di Kampus Politeknik Semarang (Polines), Selasa (14/11).

Menurutnya, pencapaian tertinggi pemimpin adalah berhasil membuat perubahan yang lebih baik dan juga memberikan nilai tambah yang bermanfaat bagi masyarakat.


Politik Uang Bikin Demokrasi Indonesia di Titik Rawan

Sudirman menyebut pemimpin di masa lalu ketika berpolitik diniatkan untuk memberi dan berkontribusi demi kemajuan bangsa. Sedangkan sekarang, seakan berebut kekuasaan.

"Kalau sekarang berpolitik untuk berebut. Berebut kekuasaan bukan untuk kepentingan masyarakat banyak, tetapi untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Padahal politisi sekarang sudah difasilitasi, sudah dicukupi, tapi masih saja cari-cari celah untuk memperkaya diri," kata Sudirman Said.

Menurut Sudirman, pemimpin itu soal perilaku, bukan karena jabatan atau kedudukan.

"Kalau karena jabatan dan kedudukan itu namanya pimpinan, bukan pemimpin," ujarnya.

Perilaku yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah integritas yang tinggi dan memiliki kompetensi. Selain itu juga memiliki kemampuan, keahlian, serta pemahaman terhadap organisasi dan kerja. Sebab berbekal kompetensi yang baik, seorang pemimpin dapat mengambil keputusan dengan benar.

Oleh karena itu, Sudirman Said berpesan kepada ratusan mahasiswa yang datang dari berbagai perguruan tinggi di Semarang agar menjaga integritas, melatih kompetensi, dan memperluas jaringan agar kelak siap menjadi pemimpin masa depan.

Pembuat Meme Setya Novanto Dilaporkan, Sudirman Said: Berlebihan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata