logo


Skytrain Bandara Soetta Akan Segera Beroperasi Penuh

Skytrain ini bisa mengangkut 176 orang penumpang tanpa dipungut biaya

13 November 2017 02:45 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMSetelah mengoperasikan layanan kereta layang atau Skytrain dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Angkasa Pura II kini tengah melakukan uji coba pengoperasian Skytrain dari Terminal 1 ke Terminal 2 dan sebaliknya.

Uji coba dilakukan sejak hari Jumat pekan lalu oleh tim penguji termasuk pengemudi tanpa penumpang dan personel lainnya. Simulasi mencakup pengecekan trek, shelter, dan operasional kereta.

“Pengoperasian kereta layang untuk melayani perpindahan penumpang dari Terminal 1. Dimulai dari simulasi lalu sertifikasi dari regulator, kami harapkan kereta layang di Terminal 1 sudah dapat dioperasikan pada pertengahan bulan ini,” kata Direktur Utama Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, pada hari Minggu (12/11).


Sejumlah Pelabuhan dan Bandara Dikerjasamakan dengan Skema Kerjasama Pemanfaatan Aset

Nantinya, uji coba Skytrain akan dilakukan setiap hari selama satu pekan. Kemudian proses selanjutnya akan dilakukan verifikasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sebagai syarat pengoperasian kereta layang untuk rute Terminal 2–Terminal 1.

Nantinya, jalur ketika sudah beroperasi penuh adalah Terminal 3-Terminal 2-integrated building-Terminal . Kehadiran Skytrain di integrated building nantinya akan mempermudah penumpang kereta bandara menuju terminal atau dari terminal menuju stasiun.

Kereta bandara dengan rute Stasiun Manggarai–Sudirman Baru–Duri–Batu Ceper–Bandara Internasional Soekarno Hatta ditargetkan dapat mulai melayani masyarakat dalam waktu dekat.

Skytrain ini bisa mengangkut 176 orang penumpang tanpa dipungut biaya. Skytrain akan melayani perpindahan calon penumpang pesawat, pengantar, petugas bandara, dan masyarakat umum lainnya di antara Terminal 1, Terminal Integrated Building, Terminal 2, Terminal 3 dan sebaliknya.

Proyek Skytrain menelan investasi sekitar Rp 950 miliar yang terdiri atas Rp 530 miliar untuk pengadaan train set dan Rp 420 miliar untuk pembangunan lintasan.

Beri Kenyamanan untuk Para Penumpang, Citilink Sediakan Fasilitas Lounge

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata