logo


Harga Bitcoin Tembus Angka Rp 95 Juta

Diblokir di Cina dan Korea Selatan tidak membuat melemahnya nilai tukar mata uang digital Bitcoin. Tercatat hari ini 3 November 2017, nilai tukar Bitcoin menembus angka Rp 95 juta...

3 November 2017 10:00 WIB

Ilustrasi Bitcoin - Internet
Ilustrasi Bitcoin - Internet
dibaca 442 x

Diblokir di Cina dan Korea Selatan tidak membuat melemahnya nilai tukar mata uang digital Bitcoin. Tercatat hari ini 3 November 2017, nilai tukar Bitcoin menembus angka Rp 95 juta.

Lonjakan harga bitcoin terjadi setelah CME, bursa bitcoin di Amerika Serikat (AS), mengumumkan rencananya untuk meluncurkan bursa berjangka bitcoin tahun ini. CME mengklaim, rencana tersebut tinggal menunggu persetujuan dari regulator.

“Kami telah mengupayakan dengan regulator. Mereka mengerti aplikasi kami dan mereka sangat-sangat memahami model yang kami rancang dengan sangat-sangat baik,” kata CEO CME Group Terry Duffy seperti dikutip CNBC.


Sony Bisa Raup Untung Besar Berkat Penjualan PS4

Sejauh ini, munculnya regulasi-regulasi pendukung mata uang digital di berbagai negara terus menjadi katalis bagi kenaikan harga bitcoin. Di awal tahun ini, misalnya, pemerintah Jepang mengeluarkan aturan yang mengizinkan merchant untuk menerima pembayaran dengan bitcoin.

Meski begitu, mata uang digital masih menuai kritik dan penolakan dari sejumlah pihak. CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon bahkan sempat menyebut bitcoin sebagai penipuan dan mengancam akan memecat siapapun di perusahaan yang memperdagangkannya. Belakangan, Pemerintah Tiongkok juga melarang operasional bursa uang digital di negara tersebut.

Sementara itu, di Indonesia, Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan larangan bagi penyelenggara jasa sistem pembayaran yang berizin untuk memproses transaksi dengan mata uang digital. Sebab, rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Namun, belum ada kejelasan dari pemerintah tentang kemungkinan dibuatnya aturan khusus terkait investasi mata uang digital sehingga tidak luput dari pengawasan pemerintah. Sebab, pemegang uang digital di Indonesia disebut-sebut kian banyak seiring harganya yang meroket.

Ditulis oleh: Andre

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Xiaomi Resmi Rilis Redmi Note 5A di Indonesia, Berapa Harganya?

Halaman: 
Admin : Satria Budi
 
×
×