logo


Sandiaga: BI Nyatakan Program DP Rumah Rp 0 Bisa Dilakukan

Sandi dan beberapa pihak seperti Kepala Bappeda, Tuty Kusumawati dan Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, Doni P Joewono sudah mendiskusikan soal DP rumah Rp 0

1 November 2017 21:10 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. beritajakarta.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMWakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyebut Bank Indonesia mengizinkan program DP rumah nol persen bisa direalisasikan. Namun, Sandi harus memerlukan pembahasan lebih lanjut tentang programnya tersebut.

"Belum bisa kami berikan update, masih memerlukan pembahasan lebih lanjut. Tapi intinya, alhamdulillah BI tadi menyatakan bahwa program ini bisa dilakukan, karena ada pengecualian, dan diharapkan program ini tetap mengacu pada prudential banking," kata Sandi di Balai Kota, Rabu (1/11).

Sandi dan beberapa pihak seperti Kepala Bappeda, Tuty Kusumawati dan Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, Doni P Joewono sudah mendiskusikan soal DP rumah Rp 0. Doni mengatakan program tersebut akan digarap oleh 3 BUMD yakni PT Jakarta Propertindo, PD Pembangunan Sarana Jaya, dan PD pasar Jaya.


Anies: Pengusaha yang Tidak Melanggar Tenang Saja, yang Melanggar Silakan Galau

"Tadi di-challenge sama Wagub supaya dia (3 BUMD) scheme-nya itu privat dulu. Privat itu kira-kira kalau dijual sama swasta itu mau nggak? Mereka kan BUMD mereka yang kerjain. Dia akan mengolah scheme-nya, nanti kalau mentok baru subsidinya dari APBD. Saran Jaya, Jakpro, satu lagi ada Pasar Jaya," jelas Doni.

Doni mengatakan program ini bisa jalan jika skema anggarannya jelas, khususnya mengenai uang muka.

"Kalau Rp 0 itu kan harus subsidi. Nah subsidinya itu lagi dihitung. Scheme-nya itu lagi dicoba-coba, kalau dibilang bisa tapi harus ada subsidi uang muka," katanya.

"Kalau saya bilang ada pengecualian. BI sama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) kan mengawasi Bank. Jadi, ada namanya prudential banking. Jangan sampai bank membiayai tanpa berhati-hati. Jadi jangan sampai bank itu membiayai, terus debiturnya nggak selektif," jelas Doni.

Anies Naikkan UMP 2018, Warga Dapat 3 Subsidi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata