logo


Pertimbangkan Kesehatan, Mendag Larang Penjualan Rokok Elektrik

Disinyalir, rokok elektrik memiliki campuran yang bisa merusak kesehatan

1 November 2017 19:25 WIB

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita Jitunews/Siprianus Jewarut

JAKARTA, JITUNEWS.COMMenteri Kesehatan (Menkes), Nila Moeloek mengusulkan agar penjualan rokok elektrik dibatasi. Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita akan melarang penjualan rokok elektrik. 

"Setuju. Jadi saya setuju akan segera keluarkan larangan mengenai itu (melarang peredaran rokok elektrik)," ujar Enggar, Rabu (1/11).

Guna mengurangi peredaran rokok elektrik, Enggar akan tidak akan mengeluarkan izin impor untuk rokok elektrik.


Ini Nih, 9 Barang yang Pantang Dipinjam ke Orang Lain

"Tidak bisa dilakukan impor tanpa ada persetujuan dan rekomendasi Menteri Kesehatan. Harus ber-SNI (Standar Nasional Indonesia) dan terdaftar di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Tapi enggak akan keluar izinnya," jelasnya.

Enggar mengatakan selama ini tidak ada kuota izin untuk rokok elektrik. Disinyalir, rokok elektrik memiliki campuran yang bisa merusak kesehatan.

"Kita enggak pernah ada kuota, dulu tidak pernah ada izin. Sekarang larangan dan pembatasan (lartas) impor yang sangat terbatas dan hampir dilarang," kata Enggar.

Ritel Modern Lebih Ramai Pengunjung Ketimbang Warung? Ini Kata Mendag

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata