logo


Para Peternak Desak Pemerintah Batasi Impor Bahan Baku Ayam

Pihaknya tidak membatasi perusahaan ayam olahan dalam negeri untuk mengembangkan sayap bisnis hingga ke luar n

26 Desember 2014 06:06 WIB

Industri ayam olahan
Industri ayam olahan

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Guna melindungi para peternak unggas di dalam negeri, Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) meminta kepada pemerintah untuk membatasi izin impor bahan baku ayam olahan.

Hal ini bertujuan agar daya saing bisa meningkat di dalam negeri. Ketua Gopan, Tri Hardianto mengatakan, agar tidak terjadi pengikisan bisnis unggas di dalam negeri maka perusahaan ayam olahan bisa bekerja sama dengan perusahaan asing sepanjang bahan bakunya dari lokal.  

"Saat ini bahan baku daging peruntukkan ayam olahan di dalam negeri membanjiri pasar. Apabila bahan baku tersebut tidak dimanfaatkan oleh perusahaan olahan, hal itu, sama saja tidak menghargai produk dalam negeri," katanya.


I Ketut Diarmita Imbau Peternak Perbaiki Manajemen Pemeliharaan Unggas

Pihaknya mengaku tidak membatasi perusahaan ayam olahan dalam negeri untuk mengembangkan sayap bisnis hingga ke luar negeri. Asalkan, lanjutnya para peternak lokal dilibatkan.

"Justru kami mengapresiasi perusahaan ayam olahan di kita bisa ekspor. Itu artinya produk kita bisa bersaing ke manca negara, asalkan bahan bakunya jangan impor," ujarnya.

Ali Agus, Ketua Ikatan Sarjana Peternak Indonesia menuturkan pemerintah harus menelaah kembali regulasi terkait perizinan impor bahan baku industri ayam olahan.

Dia mengatakan jangan sampai bahan baku lokal tidak dilirik oleh industri pengolahan ayam, sehingga impor bahan baku lebih diterapkan oleh perusahaan pengolahan.

"Dalam Undang-Undang dijelaskan bahwa industri pengolahan produk hewan harus mengedepankan bahan baku lokal. Tapi di lapangan tidak jarang bahan baku impor lebih digunakan industri pengolahan," ujarnya.

Kementan Kampanyekan Masyarakat Konsumsi Ayam Dingin

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid