logo


Pabrik Petasan Terbakar, Bupati Tangerang: Perawatan Korban Ditanggung Jamkesda

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengungkapkan bahwa dirinya turut berbelasungkawa atas peristiwa meledaknya pabrik petasan di wilayah Penggudangan 99, Kosambi, Kabupaten Tangerang

27 Oktober 2017 19:45 WIB

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar Dok.

TANGERANG, JITUNEWS. COM - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengungkapkan bahwa dirinya turut berbelasungkawa atas peristiwa meledaknya pabrik petasan di wilayah Penggudangan 99, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Dan sebagai bentuk kepeduliannya, pria yang karib disapa Zaki ini pun mengunjungi korban ledakan gudang petasan di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10) malam.

Usai menengok para korban, Zaki menegaskan bahwa semua biaya pengobatan korban kebakaran gudang petasan di Kosambi akan ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Dia mengatakan, telah melakukan pendataan terhadap korban.


PKS Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pabrik Petasan yang Terbakar

"Korban kebakaran sementara akan ditanggung Jamkesda. Saat ini masih dilakukan pendataan keluarga korban," kata Zaki di lokasi.

Zaki menegaskan, di RSUD Tangerang sudah ada Jamkesda.

"Kami di RSUD sudah ada Jamkesda, ini ada satu juga yang masih menunggu keluarga, tapi kami sudah tangani, lalu ada satu juga yang sedang ditangani, ada dua di ICU. Semua kami bantu lewat Jamkesda," lanjut Zaki.

Lebih jauh, Zaki menuturkan bahwa Pemda Tangerang hingga kini tengah fokus pada penanganan korban. Pasalnya kata dia, korban tak hanya di RSUD saja, melainkan terbanyak ada di RS BUN Kosambi dan ada pula di Mitra Husada.

"Kami memastikan warganya yang menjadi korban dalam ledakan dan kebakaran hebat ini, mendapatkan penanganan yang baik," katanya.

Sementara itu, pasca terjadinya kebakaran di Gudang Petasan milik PT Panca Buana Cahaya Sukses, Bupati Zaki pun akan mengecek pabrik lainnya yang rentan kebakaran. Dalam pengecekan, pihaknya nanti akan memprioritaskan terhadap industri-industri yang rentan terhadap kecelakaan.

"Kecelakaan seperti ini tidak hanya pabrik kembang api tetapi juga pabrik-pabrik yang mungkin rentan menyebabkan kebakaran seperti ini," ujarnya.

Selain itu, Zaki juga akan menyisir semua industri untuk memberikan imbauan agar industri tersebut melakukan safety cek kepada sistem pengamanan dan keamanan pekerjanya.

"Termasuk juga nanti kami dari dinas tenaga kerja ikut turun untuk memastikan bahwa pekerja-pekerjanya aman," pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, gudang petasan di Desa Cengklong, Kosambi, Kabupaten Tangerang meledak Kamis (26/10) kemarin. Gudang berada di dekat dengan permukiman warga.

Total 47 korban tewas, 39 di antaranya dilarikan ke RS Polri Kramat Jati. Selain itu, sebanyak tujuh orang dilarikan ke RSU Tangerang. Ketujuhnya, yakni Yakni Nurhayati (20); Lilis (22); Siti Fatimah (15); Atin Puspita (32); Sami (35); M Khadiman (25); Anggi (18). Lima orang hanya akan dirawat di ruang perawatan biasa karena tak menderita luka parah.

Kemnaker Lakukan Penyelidikan Kasus Kebakaran Pabrik Petasan di Tangerang

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata