logo


23 Korban Tewas Akibat Pabrik Petasan Tangerang Terbakar

Saat ini, para korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan, sedangkan 23 jenazah akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati

26 Oktober 2017 16:10 WIB

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMPabrik petasan di Kosambi, Tangerang terbakar tadi pagi, Kamis (26/10). Dalam peristiwa ini mengakibatkan belasan orang meninggal dunia dan terluka.

Kebakaran terjadi setelah terdengar ledakan di lokasi kemudian disusul gumpalan asap tebal. Ada sekitar lima pemadam yang dikerahkan untuk memadamkan si jago merah, serta pihak kepolisian yang melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Hingga saat ini ada sekitar 23 orang meninggal dunia dan belasan orang yang mengalami luka bakar. Diduga para korban terjebak di dalam pabrik.


Akibat Korsleting, Hall Lantai III JCM Terbakar

"Jumlah korban hingga saat ini 23 orang," kata Kombes Umar Shahab kepada wartawan di lokasi kejadian.

Saat ini, para korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan 23 jenazah akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

"Korban luka dibawa ke 3 rumah sakit, Mitra Husada, RS Umum Tangerang, RSIA Bun. Keluarga korban yang datang usahakan yang punya hubungan darah, anak, atau bapak ibunya," ujarnya. 

Menurut pandangan mata dari Pemimpin Redaksi Jitunews, Yusran Edo di lokasi kejadian, petasan memang produk yang mudah meledak sehingga mengakibatkan banyak korban berjatuhan saat terjadi ledakan yang besar. 

"Analisa sederhananya adalah. Produk petasan adalah digolongkan sebagai low eksplosiv, namun jika pabrik/gudangnya terbakar akan menjadi high eksplosiv, sangat mungkin akan memakan korban yg tidak sedikit. Maka seharusnya pabrik seperti itu yg high risk tidak boleh di tengah pemukiman. Perlu di cek regulasi pemberian izinnya pada tingkat pemda," ungkap Yusran Edo.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB. 

Pabrik Kembang Api di Tangerang Terbakar, 11 Orang Terluka

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata