logo


Microsoft Akhirnya Hentikan Produksi Kinect

Dulu sebelum teknologi VR dan AR ramai digunakan oleh industri teknologi, Microsoft sudah pernah membuat perangkat motion detecting camera sebagai penunjang untuk bermain game.

26 Oktober 2017 15:25 WIB

Microsoft Kinect
Microsoft Kinect internet

JITUNEWS.COM - Dulu sebelum teknologi VR dan AR ramai digunakan oleh industri teknologi, Microsoft sudah pernah membuat perangkat motion detecting camera sebagai penunjang untuk bermain game.

Kinect merupakan sebuah gebrakan teknologi ketika diumumkan pertama kali pada tahun 2009. Kehadirannya memungkinkan pengguna console Xbox 360 untuk bermain tanpa menggunakan controller, melainkan dengan gerakan tubuh dan tangannya.

Namun seiring berjalannya waktu, respon konsumen serta kurangnya dukungan dari developer game terhadap Kinect perlahan jadi berkurang ketika versi barunya diluncurkan bersama Xbox One.


Valve Hadirkan Steam Digital Gift Card

Kini Microsoft menghentikan produksi perangkat motion detecting cameranya tersebut dan tak akan dijual lagi, begitu Microsoft menghabiskan stok yang tersisa.

Hal tersebut disampaikan oleh GM of Xbox Devices Marketing Microsoft, Matthew Lapsen, dalam sebuah wawancara dengan Fast Co Design.

"Saat kami memperkenalkan Xbox One, kami merancanganya untuk menyajikan pengalaman terbaik dengan Kinect. Itulah tujuan kami," ujar Lapsen. "Dan seperti peluncuran produk lainnya, kami terus memonitor, belajar, dan menyesuaikan diri," imbuhnya.

Meski begitu, bagi para gamer yang telah membelinya tidak perlu khawatir karena pihak Microsoft menjamin akan tetap memberikan support kepada perangkat ini.

Kinect sendiri menjadi perangkat kedua setelah Xbox One original yang dihentikan produksinya oleh Microsoft. Mereka pun kini fokus kepada pengembangan dan pemaksimalan konsol terbaru mereka yaitu Xbox One X.

Shadow of War Mendapat Tanggapab Negatif di Steam

Halaman: 
Penulis : Satria Budi