logo


KPK Kembali Tak Penuhi Panggilan Pansus, Pimpinan DPR: Pembangkangan PNS

Menurutnya, sikap KPK yang mangkir dari undangan Pansus Angket KPK adalah sikap yang buruk.

26 Oktober 2017 15:10 WIB

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto.
Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mangkir dari undangan Pansus Angket DPR terhadap KPK, Kamis (26/10). Ketidakhadiran lembaga antirasuah itu mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto.

Menurutnya, sikap KPK yang mangkir dari undangan Pansus Angket KPK adalah sikap yang buruk dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kami memanggil dia atas Aparatur Sipil Negara (ASN), dia telah membangkang terhadap undang-undang. Kita akan mengambil langkah-langkah berikutnya dia telah membangkang dari undang-undang," ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (26/10).


KPK Pertanyakan Asal Anggaran Densus Tipikor

Agus mengaku tidak begitu mempersoalkan hal tersebut, namun sebagai warga negara yang baik seharusnya Agus Rahardjo sebagai ketua KPK hadir dalam undangan Pansus KPK apabila tidak mau dicap sebagai pengkhianat.

"Kami bukan persoalkan tapi akan panggilan dan mempertanyakan bahwa dia ini warga negara yang baik atau dia pengkhianat terhadap negara ini, karena dia membangkang terhadap perintah undang-undang, karena kita panggil dia sebagai PNS bukan pejabat KPK dia harus datang dalam posisi tersebut. Kalau dia membangkang itu lah pembangkangan yang paling buruk di PNS," pungkasnya.

Pansus Angket Undang Sekjen dan Labuksi KPK

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugrahenny Putri Untari