logo


Mengintip Khasiat Kastuba

Tanaman hias episode Natal ini menyimpan banyak khasiat

24 Desember 2014 14:13 WIB

Poinsettia adalah sebutan lain kastuba. FOTO: ISTIMEWA
Poinsettia adalah sebutan lain kastuba. FOTO: ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kastuba (Euphorbia pulcherrima) adalah jenis tanaman yang biasa disebut poinsettia dan berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Tengah yang diperkenalkan sebagai tanaman hias ke AS pada tahun 1825. Di negara beriklim sejuk, kastuba digunakan sebagai tanaman hias pengganti bunga yang sulit didapat di musim dingin.

Kastuba berjenis tanaman perdu dengan tinggi mulai 60 cm-4 m, kemudian daunnya berbentuk oval, berwarna hijau tua, panjang sekitar 7-16 cm. Pohon merah ini memilki banyak varietas yang berasal dari Eropa dan merupakan hasil pemuliaan. Hasilnya, tanaman menjadi lebih pendek, daun lebih lebar, dengan warna daun pelindung yang bermacam-macam, seperti merah menyala, pink, atau putih.

Ternyata tanaman ini merupakan tanaman rumah yang favorit selama hari Natal Karena daun bunganya tergolong menyala. Daun kastuba memiliki kandungan zat berupa yaitu pada daun mengandung alkaloid, saponin, lemak, amylodextrin, sedangkan pada batang mengandung saponin, sulfur, lemak, amylodextrin, asam format, dan kanji.  


Tulsi, si Daun Ajaib untuk Mengobati Keracunan Makanan

Khasiat dan penggunaannya
Khasiat Kastuba adalah sebagai perangsang muntah, menormalkan siklus haid, menghentikan pendarahan (hemostatis), mempercepat penyembuhan tulang yang patah, menghilangkan bengkak, dan melancarkan keluar nya ASI.

-    Pemakaian untuk diminum : Siapkan daun kastuba sekitar 10-15 g lalu di rebus.
-    Pemakaian untu penyakit luar : Ambil daun kastuba secukupnya dan digiling sampai halus, lalu tempelkan ke bagian yang sakit, seperti radang kulit, eripelas, luka berdarah, bengkak karena terbentur (memar), dan bengkak karena tulang patah.
-    Pemakaian untuk menyembuhkan Radang kulit, erispelas, dan luka memar: Ambil daun kastuba segar secukup nya dan cuci hingga berwsih, kemudian  tumbuk sampai halus, turapkan pada bagian yang sakit, lalu balut dan ganti 2-3 kali sehari. 
-    Pemakaian untuk melancarkan ASI dan Menormalkan siklus datang bulan:  Ambil bunga kastuba segar sebanyak 10 g dan cuci hingga bersih, kemudian rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.

Salut, Mahasiswa Ini Ciptakan Ramuan Herbal untuk Enyahkan Insomnia!

Halaman: 
Penulis : Riana