logo


Jenderal Gatot Ditolak Masuk AS, Nih Kritik Keras Novel FPI

Novel mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memprotes AS karena menurutnya insiden tersebut adalah bentuk penghinaan atas petinggi negara

23 Oktober 2017 15:38 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penolakan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat (AS) mendapat tanggapan dari berbagai pihak, tak terkecuali dari Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI), Novel Bamukmin.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua ACTA ini lantas mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memprotes AS karena menurutnya insiden tersebut adalah bentuk penghinaan atas petinggi negara yang sah atas perintah presiden.

"Kami melihat itu sangat prihatin karena panglima itu kan diundang resmi oleh panglima bersenjata Amerika Serikat. Karenanya, pemerintah lewat Jokowi harus menyampaikan protesnya karena ini adalah bentuk penghinaan atas petinggi negara yang sah atas perintah presiden," kata Novel, Senin (23/10).


"Jenderal Gatot Warmthly untuk Lanjutkan Kunjungannya ke AS"

Novel lantas heran dengan tindakan pemerintah negeri Paman Sam tersebut. Sebab kata dia, selama ini rekam jejak Panglima TNI baik.

"Selama ini beliau membela rakyat. Rakyat pribumi ingin bangkit tidak mau menggantungkan lagi dalam bidang apapun kepada asing," tutup Novel, seperti dikutip dari suaracom.

Seperti diwartakan sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak masuk ke wilayah Amerika Serikat saat hendak memenuhi undangan dari Panglima Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Joseph F Durford, Jr.

Orang nomor satu di korps TNI itu direncanakan menghadiri undangan Konferensi Para Panglima Angkatan Bersenjata terkait Pemberantasan Kekerasan Ekstremis yang diselenggarakan pada 23-24 Oktober di Washington DC.

Dan tadi padi, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, menegaskan bahwa larangan masuk ke Amerika Serikat (AS) kepada Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo telah dicabut. Hal tersebut diungkapkan Ratna, pascapertemuan dirinya dengan Wakil Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia tadi pagi.

Meski begitu, kata Ratna, dirinya masih menunggu klarifikasi perihal alasan dilarangnya Gatot masuk ke AS.

"Kita sampaikan kita tetap meminta klarifikasi, penjelasan kenapa hal tersebut terjadi. Kita sampaikan bahwa kita menunggu," tutur Ratna, Senin (23/10).

 

Panglima TNI Ditolak AS, Fahri Hamzah: Jangan Dianggap Sederhana, Pasti Ada Masalah Lain

Halaman: 
Penulis : Riana