logo


MotoGP Australia 2017, Rossi: Zarco Agresif, Iannone 'Gila'

Sejak awal, dua mantan rider Moto2 itu tampil agresif dan kompetitif. Zarco memulai balapan dari posisi 3, dan Iannone dari posisi 4.

23 Oktober 2017 14:24 WIB

Valentino Rossi memimpin barisan pertama MotoGP Australia, Minggu (22/10/2017)
Valentino Rossi memimpin barisan pertama MotoGP Australia, Minggu (22/10/2017)
dibaca 1526 x

Dua pembalap MotoGP, Johann Zarco (Yamaha Tech-3) dan Andrea Iannone (Suzuki) menjadi dua pembalap yang menjadi sorotan pecinta MotoGP pada balapan Minggu (22/10/2017) di Sirkuit Philip Island, Australia.

Sejak awal, dua mantan rider Moto2 itu tampil agresif dan kompetitif. Zarco memulai balapan dari posisi 3, dan Iannone dari posisi 4.

Pembalap Yamaha Valentino Rossi mengakui agresifitas Zarco. Rossi juga mengakui jika Iannone cukup 'gila'. Pembalap asal Italia itubahkan menyebut Zarco dan Iannone sebagai lawan terburuk di ajang MotoGP Australia kemarin. Namun, Rossi mengaku dirinya menikmati balapan agresif itu.


Semarak Anniversary 1st Truck Lover Plat AD di Asrama Yonif 413 Kostrad

"Beginilah permainannya jika Anda ingin ikut bermain. Sedikit lebih berbahaya, tapi harus seperti ini kalau Anda tak mau berdiam di rumah," kata Rossi seperti dikutip Crash.net.

Pembalap yang dijuluki The Doctor itu menambahkan, sejak awal balapan dirinya telah bertarung dengan Jack Miller dan Aleix Espargaro.

"Saya sangat menikmati dan ini balapan yang hebat. Memulai awal dengan Jack Miller dan Aleix Espargaro, saya memiliki kecepatan yang bagus," imbuh Rossi.

Selanjutnya, kata Rossi, dirinya kembali mendapat tekanan dari Zarco dan Iannone yang kerap bermanuver secara agresif.

"Setelah berduel dengan Zarco dan kemudian juga melawan Iannone, saya rasa mereka adalah dua pebalap terburuk untuk berduel," sambung Rossi.

Di balapan Australia, Rossi mengklaim bisa bertarung merebut juara dengan menempel Marquez secara ketat. Namun sayang, kata Rossi, rencana itu gagal lantaran manuver Iannone membuat ia kehilangan momentum.

"Saya pikir saya punya potensi untuk bersaing dengan Marquez hingga akhir balapan, karena saya tampil cepat,” ujar Rossi dikutip dari Read Motorsport.

“Tapi, ketika di satu momen saya berpikir sedang dalam posisi yang tepat, Iannone datang di tikungan hairpin (tikungan 4) seperti orang gila, dan Marquez menjauh,” lanjutnya.

Ditulis oleh: Marcell Gunas

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Zarco Layak Gantikan Rossi di Yamaha

Halaman: 
Admin : Marselinus Gunas