logo


Hanya 4 Industri Baja di Indonesia yang Ikuti Prosedur

Ada 15 pabrik baja dinyatakan tidak bagus karena berbenturan dengan masalah hukum

24 Desember 2014 12:43 WIB

produksi besi baja
produksi besi baja

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dari 19 industri baja di Indonesia, hanya 4 industri yang memenuhi prosedur, termasuk dalam kategori ramah lingkungan.

"Ada 19 industri baja yang kita ikuti perkembangannya. Yang baik cuma empat. Baik dalam artian kategori lingkungan, prosedur lingkungannya bagus, ramah lingkungan," ungakap Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, semalam, Selasa (23/12) di Jakarta.

Untuk pabrik yang bermasalah dengan pencemaran, ini dikarenakan limbah yang dihasilkan dari industri baja tersebut mengandung zat-zat berbahaya bagi lingkungan.


Harga Batu Bara Kalori Tinggi Menurun, PT Bukit Asam Tetap Pertahankan Target Produksi

Siti menyatakan, terkait penanganan limbah menjadi tanggung jawab penuh kementeriannya untuk segera diatasi.

"Ini yang bagian saya tadi, terkait bahan dasar industri atau limbahnya. Apakah termasuk limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang bahaya atau sulit," jelas Siti.

"Bagi pabrik yang belum memenuhi syarat dan komitmen, kita tanggung jawab pembinaan, nanti kita mau panggil. Pak Menko (Sofyan Djalil) bilang, kalo perlu ditutup," lanjut Siti.

Sementara 15 pabrik baja sisanya dinyatakan tidak bagus oleh Siti, karena beberapa ada yang berbenturan dengan masalah hukum perindustrian Indonesia.

Jalankan Restrukturisasi, Krakatau Steel Ingin Kinerja Kembali Sehat

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Ali Hamid