logo


Ahok Penasaran dengan Pidato Anies Baswedan, Djarot Bingung Jawab

Djarot pun mengatakan dirinya tidak mau menanggapi terlalu jauh soal pidato tersebut.

23 Oktober 2017 10:21 WIB

Djarot Saiful Hidayat saat wawancara bertemakan \'Djarot Setelah DKI\' yang diunggah di akun Youtube Najwa Shihab, Minggu (22/10).
Djarot Saiful Hidayat saat wawancara bertemakan 'Djarot Setelah DKI' yang diunggah di akun Youtube Najwa Shihab, Minggu (22/10). Youtube

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Djarot Saiful Hidayat mengatakan ada perbedaan saat dirinya menjenguk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelum dan sesudah lengser dari kursi DKI 1. Dahulu, Djarot mengatakan dirinya dan Ahok sering membicarakan urusan pemerintahan jelang perpindahan tongkat estafet ke Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Dulu bicaranya kerja terus. Dia (Ahok) ngecek lho. 'Mas ini sudah belum mas? Mas sudah janji lho,' sekarang ceritanya aktivitas dia. Baca buku, olah raga, badannya sekarang lebih berotot," kata Djarot saat wawancara bertemakan 'Djarot Setelah DKI' yang diunggah di akun Youtube Najwa Shihab, Minggu (22/10).

Djarot mengaku jarang sekali berbicara masalah pemerintahan di DKI Jakarta. Hanya saja, Ahok sempat merasa penasaran dengan pidato Anies Baswedan yang sempat dan masih menjadi polemik di Tanah Air sekarang ini. Djarot sendiri tidak tahu bagaimana menanggapi pertanyaan rekannya tersebut. Ia hanya bilang lebih baik bertanya langsung kepada yang bersangkutan supaya mendapat penjelasan yang sebenar-benarnya.


Politisi PDIP Sebut Sosok Ahok Tak Pantas Jadi Wakil Presiden, Tapi Cocok Menempati Posisi Ini

"Pidatonya kok gitu, Mas? Ya nggak tahu lah. Tanya dia. Jangan tanya aku," kata Djarot menirukan percakapan dirinya dan Ahok.

"Mas lihat? Dengar? Aku dengar dari orang-orang katanya masalah pidato begini-begini. Terus gimana, Mas?" tambah Djarot, yang tetap mengaku tidak tahu menahu soal esensi pidato tersebut. 

Djarot pun mengatakan dirinya tidak mau menanggapi terlalu jauh soal pidato tersebut. "Saya tidak tahu pola pikir dia (Anies) seperti apa. Nawaitu-nya apa. Dorongan dari dalam itu apa. Daripada saya keliru ya," tambahnya.

Meski enggan mengomentari lebih dalam, Djarot menganggap perkataan Anies dalam pidato tersebut seolah membuat masa sekarang terlihat masih seperti masa kolonial. Saat ini menurut Djarot, yang ada hanya Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA). 

"Bagi saya sudah selesai itu. Ada Instruksi Presiden, ada Undang-Undangnya. Menurut saya, maaf ya, itu bisa belah-belah lagi," ujarnya.

Alasan Djarot Putuskan Berangkat Liburan di Hari Pelantikan Anies-Sandi Akhirnya Terungkap

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari