logo


Soal Pidato 'Pribumi' Anies Baswedan, Putri Gus Dur: Itu Problematik

Alissa menilai jika kata-kata tersebut dianggap menjadi sebuah pembatas dan terkotak-kotak.

19 Oktober 2017 07:09 WIB

Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang juga Koordinator Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid.
Putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang juga Koordinator Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid. nu.or.id

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COMPutri Gus Dur, Alissa Wakhid memberikan tanggapannya terkait pidato Anies Baswedan yang mengunakan kata-kata 'Pribumi'. Ia menganggap jika bahasa 'pribumi' bisa menjadi pembatas di tengah masyarakat.

"Bahasa pribumi dan nonpribumi akan menjadi pembatas. Orang dikotakkan menjadi kelompok satu dengan kelompok lain," ucap Alissa saat acara sarasehan seni dan urban di Jogja National Museum, Yogyakarta, Rabu (18/10) malam.

"Meskipun konteksnya saat kolonialisme, itu problematik," lanjutnya.


Jimly Asshiddiqie: Ngapain Djarot Liburan Seolah Sengaja Mempertontonkan kepada Publik Kalau Dia Tak Dukung Anies

Lebih jauh, Alissa mengatakan jika problem saat ini bukan lagi mengenai pribumi dan non-pribumi namun lebih mencari 'kita' ditengah kata 'aku'.

"Aku ini kan banyak ada Sunda, Batak, Jawa dan lainnya. Sementara sejak awal Indonesia dibangunnya ya di atas aku-aku ini," katanya.

Ia meyakini jika Anies Baswedan pasti sudah memikirkan bahwa penggunaan kata 'pribumi' akan menjadi problematika saat digunakan dalam pidato pertamanya itu.

"Saya yakin Pak Anies bukanlah orang yang tidak berpikir. Dia tahu bahwa penggunaan bahasa itu akan problematik. Pertanyaannya apa yang sedang dipikirkan saat itu," tukasnya.

Ditanya Soal Pidato 'Pribumi', Begini Jawaban Jokowi Sambil Tertawa

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari