logo


Tips Aman Berkendara Saat Hujan

Bagi pengendara motor harus ekstra waspada saat berkendara di bawah guyuran hujan

18 Oktober 2017 16:30 WIB

https://elshinta.com/upload/article/_1847755166.jpg
https://elshinta.com/upload/article/_1847755166.jpg
dibaca 942 x

Musim penghujan telah datang. Bagi pengendara motor harus ekstra waspada saat berkendara di bawah guyuran hujan. Yang jelas saat berkendara ditengah hujan, dibutuhkan kewaspadaan ekstra karena kondisi jalan yang licin, genangan air kadang ‘menyembunyikan’ lubang yang sangat membahayakan, termasuk resiko konsentrasi terganggu akibat kedinginan, jarak pandang berkurang, dan daya cengkeram ban pun berkurang.

Berikut 12 tips dari Astra Honda Motor jika Anda terpaksa berkendara saat hujan:

1. Pastikan fisik prima


Kominfo Ajak Ibu Pengabdi Setan Sosialisasi Registrasi SIM Prabayar

Berkendara dengan kondisi sakit, letih, lelah, atau seusai minum obat dapat mengganggu konsentrasi karena mengurangi refleks dan kemampuan pengambilan keputusan dalam kondisi kritis. Dalam kondisi hujan tubuh akan menggigil dan tidak bisa berkendara dengan baik.

2. Kenakan mantel hujan

Kala hujan menerpa, bikers perlu mengenakan mantel hujan, namun perlu pula dipastikan mantel hujan itu dipilih dari jenis yang tepat. Mantel hujan yang tepat adalah yang tidak menghambat gerak tangan, kaki, kepala hingga seluruh tubuh ketika berkendara.Sebaiknya mengenakan mantel hujan yang terdiri atas bagian celana dan bagian jaket. Upayakan juga mantel hujan memiliki unsur yang bisa berpendar ketika terkena cahaya. Konsep ini bagian dari upaya terlihat dan melihat ketika berlalu lintas di jalan.

Hindari penggunaan mantel hujan bertipe ponco. Mantel hujan bertipe ponco cenderung tidak aman karena berpotensi tersangkut diroda atau terkait di kendaraan lain. Selain itu, jika hujan disertai angin tipe mantel hujan ini tidak menutupi tubuh secara baik.

3. Gunakan sepatu boot

Sepatu yang menutupi bagian mata kaki serta terbuat dari bahan plastik atau karet lebih melindungi kaki dari rendaman air sehingga tidak kedinginan.

4. Pastikan ban prima

Ban yang kembangnya bagus akan memiliki daya cengkeram lebih baik di atas aspal, Karena itu, ban yang kembangnya sudah habis atau botak akan membahayakan karena licin. Perlu diperhatikan tekanan angin ban agar dalam kondisi cukup, tidak kempes maupun terlalu keras.

5. Kondisi rem bagus

Kondisi jalan yang licin membutuhkan tingkat dan teknik pengereman yang tepat agar tidak mudah tergelincir. Kondisi keseluruhan fungsi rem dalam keadaan bagus dapat mengurangi potensi kecelakaan akibat tergelincir karena jalan yang licin.

6. Lampu-lampu menyala

Lampu-lampu di sepeda motor agar dalam kondisi berfungsi atau menyala baik. Dalam kondisi hujan, cahaya lampu utama membantu pengguna jalan lainnya untuk mengetahui kehadiran anda.

7. Waspada genangan air

Genangan air di jalan sulit diterka. Sebisa mungkin ketika melihat genangan air yang mencurigakan ada lubang besar di bawahnya agar dihindari. Jika terpaksa segeralah perlambat laju motor. Hal ini untuk menghindari pemotor terperosok dan risiko lebih fatal lainnya. Jangan sembarang menerobos genangan air karena kita tidak tahu kedalamannya. Hal ini bisa mengakibatkan kendaraan mogok atau terperosok ke dalam lubang yang mungkin ada di dalam genangan air tersebut.

8. Hindari gundukan tanah di jalan

Gundukan tanah yang kena air hujan bisa menambah licin permukaan aspal. Hindarilah melintas di atasnya, melaju jangan terlalu cepat dan tidak melakukan pengereman mendadak.

9. Berteduh yang aman

Kala hujan deras jangan paksakan diri bermotor. Berteduh juga harus memilih tempat, tidak mengganggu pengguna jalan lain. Hindari berteduh di badan jalan. Kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang terbatas membuat sesuatu yang berada di jalan tidak terlalu terlihat jelas oleh pengguna jalan lain. Hal tersebut membuat pada peneduh hujan di badan jalan berpotensi menjadi korban kecelakaan.

10. Dokumen dan ponsel diamankan

Bungkus SIM, STNK, ATM dan kartu kredit serta ponsel dengan plastik agar tidak terkena air hujan. Untuk motor bertipe bebek dan matik. Gunakan bagasi penyimpanan untuk menyimpan dokumen penting beserta ponsel.

11. Pilih helm anti embun

Ada jenis helm yang kacanya tidak menimbulkan butiran air sehingga pandangan tetap jernih. Helm jenis ini memiliki kaca khusus yang bebas dari risiko terjadinya embun akibat nafas di dalam helm.

12. Jangan tergesa-gesa

Para bikers cenderung memacu kendaraannya lebih cepat menjelang turun hujan untuk mencari tempat berteduh. Hal ini bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan karena konsentrasi terganggu.

Ditulis oleh: Adilla Prasetyo Wibowo

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Perlakuan Zulham Terhadap Henhen, Begini Respon Sang Mantan Persib

Halaman: 
Admin : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex