logo


Kominfo Ajak Ibu Pengabdi Setan Sosialisasi Registrasi SIM Prabayar

Akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) membuat heboh generasi milenial di jagat maya lewat kampanye sosialisasi registrasi Simcard pra bayar

18 Oktober 2017 16:06 WIB

Meme Ibu Pengabdi Setan
Meme Ibu Pengabdi Setan Istimewa
dibaca 762 x

Akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) membuat heboh generasi milenial di jagat maya lewat kampanye sosialisasi registrasi Simcard pra bayar. Alih-alih menggunakan info grafis akibat bila melalaikan registrasi, akun media social (medsos) Kominfo ini mengajak ‘Ibu’Pengabdi Setan.

Dilansir detik.com, mereka menampilkan meme tokoh Ibu di film Pengabdi Setan. Dalam meme tersebut disematkan pesan 'Registrasi Kartu Prabayar Tidak Perlu Pakai Nama Ibu'.

Seperti diketahui, film garapan Joko Anwar tersebut memang sedang booming dan memunculkan berbagai meme yang menggunakan tokoh Ibu. Admin medsos Kementerian Kominfo pun memanfaatkan tren ini untuk menjelaskan aturan registrasi SIM card. Sontak postingan tersebut menuai banyak respons netizen. Rabu pagi (18/10/2017), postingan ini sudah meraih lebih dari seribu like. Selain itu, banyak pula netizen membubuhkan komentar di dalamnya.


Nugget Pisang Goreng Kekinian

Sejak Kominfo mengumumkan pemberlakuan registrasi pelanggan seluler prabayar, banyak informasi menyesatkan beredar di masyarakat. Salah satunya keharusan menyertakan nama ibu kandung. Meme ini muncul menjawab itu semua, dan cukup efektif. Dilihat dari postingan yang menuai banyak komentar dan emotikon tertawa.

Padahal ketentuannya tidak demikian. "Tidak perlu nama ibu kandung. Cukup Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK)," tegas Dirjen Penyelenggara Pos & Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli, Selasa (17/10).

Salah satu netizen menanyakan apakah menggunakan dua kartu dari operator berbeda diperbolehkan. Akun Kominfo pun menanggapi langsung dengan menjawab bahwa setiap KTP diperbolehkan memiliki 2-3 kartu prabayar dari berbagai operator.

Meski akan diberlakukan mulai 31 Oktober 2017 nanti, Ramli menyebutkan sudah ada beberapa operator seluler yang mulai mensosialisasikan tentang registrasi prabayar kepada pelanggannya.

Registrasi pelanggan seluler prabayar ini dilakukan dengan cara mengirim SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Sedangkan untuk pelanggan lama dengan format ULANG#NIK#NomorKK#.

Proses registrasi pelanggan seluler prabayar ini akan berlaku pada 31 Oktober 2017 dan paling lambat pada 28 Februari 2018. Keberhasilan registrasi SIM Card ini harus sesuai dengan NIK yang tertera di KTP elektronik (e-KTP) dan KK agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dinyatakan sukses.

"Masyarakat agar mengikuti petunjuk yang dikirim oleh operator. Pada prinsipnya data yang dikirim hanya NIK dan nomor KK. Selain SMS ke 4444, bisa via gerai-gerai operator dan mitra operator. Kalau gagal via SMS, bisa datang langsung ke gerai," kata Ramli.

Ditulis oleh: Adilla Prasetyo Wibowo

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Perlakuan Zulham Terhadap Henhen, Begini Respon Sang Mantan Persib

Halaman: 
Admin : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex