logo


Mereka Bukan Nabi Namun Menerima Wahyu-Nya, Siapa Mereka?

Dalam kisah Nabi-Nabi, mereka yang terpilih jamak diketahui menerima wahyu dari-Nya

17 Oktober 2017 18:57 WIB

bersamadakwah.net/Ilustrasi
bersamadakwah.net/Ilustrasi
dibaca 19733 x

Istilah Nabi tentu familiar di telinga kita. Dalam kisah Nabi-Nabi, mereka yang terpilih jamak diketahui menerima wahyu dari-Nya. Namun, dikisahkan bahwa Allah SWT tidak hanya menyampaikan wahyu kepada seorang Nabi yang lazim kita ketahui.

Di dalam Al Qur'an, sesungguhnya terdapat kisah-kisah yang menceritakan pula bahwa Allah SWT tidak hanya menurunkan wahyu kepada para Nabi. Ustad Ahmad Sarwat, seperti yang dilansir laman rumahfiqih, bahwa pemberian wahyu tidak selalu berarti mengangkatnya menjadi seorang Nabi.

1. Seekor Lebah pernah menerima wahyu dari Allah SWT


Mimpi Kuliah Choirul Huda yang Belum Terwujud

Seekor lebah bahkan menerima wahyu dari Allah SWT untuk membuat sarang. Allah pun berfirman: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada Lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia." (QS. An-Nahl: 68)

Berdasarkan hal tersebut, lebah pun diketahui pernah menerima wahyu dan tentu bahwa tidak ada Nabi berwujud lebah.

2. Bumi juga menerima wahyu dari-Nya

Allah SWT bahkan juga menurunkan wahyu kepada bumi dan tentu tidak ada Nabi berbentuk bumi. Dalam firman-Nya: Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, dan manusia bertanya, "Mengapa bumi (jadi begini)?", pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah mewahyukan kepadanya. (Q.S Al-Zalzalah: 1-5)

3. Ibunda Nabi Musa 'alaihissalam

Selain Lebah dan Bumi, seperti yang diabadikan dalam Al Qur'an, Ibunda Nabi Musa dikisahkan pernah menerima wahyu dari Allah SWT. Sekalipun beliau bukanlah seorang Nabi.

Dan Kami wahyukan kepada Ibu Musa; "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya, maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir, dan janganlah (pula) bersedih hati karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul." (Q.S Al-Qashas: 7)

Ya, jelaslah bagi kita bahwa seperti yang disebutkan dalam Al Qur'an bahwa Allah SWT telah memberikan wahyu kepada Ibunda Nabi Musa, agar Nabi Musa yang ketika itu masih bayi disusui dan dilemparkan ke sungai Nil.

Semoga kita senantiasa diberikan rahmat dan karunia dari-Nya untuk dapat mengarungi kehidupan ini yang penuh ketakjuban dan menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya. Amin Ya Rabb.

Bagaimana menurut Anda? 

Ditulis oleh: Herman

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Barisan Strong Voter Tagih Janji Anies-Sandi

Halaman: 
Admin : Aurora Denata