logo


Sandiaga Uno: Kalau Nggak WTP, Nggak Bisa Tidur

Tidak diraihnya opini WTP oleh Pemprov Jakarta, menurut Sandi, merupakan tanda adanya masalah dalam pengelolaan anggaran Jakarta

17 Oktober 2017 14:56 WIB

Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta terpiih, Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) bersalaman usai berkunjung ke Masjid Sunda Kelapa di Jakarta, Senin (16/10).
Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta terpiih, Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) bersalaman usai berkunjung ke Masjid Sunda Kelapa di Jakarta, Senin (16/10). Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta belum pernah mendapat opini Wajar tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhitung sejak tahun 2013. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan akan memperbaiki masalah itu.

Hal itu wajar, jika mempertimbangkan latar belakang Sandi sebagai seorang akuntan. Sandi mengaku, dirinya akan mengalami kegalauan jika Jakarta tak meraih opini WTP di masa kepemimpinan mereka (Anies Baswedan-Sandiaga Uno).

"Kalau enggak WTP galau, enggak bisa tidur. Kalau di dunia usaha WTP saya pasti 50-50," kata Sandi di gedung Pola, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Tidak diraihnya opini WTP oleh Pemprov Jakarta, menurut Sandi, merupakan tanda adanya masalah dalam pengelolaan anggaran Jakarta. Menurutnya, ada indikasi tidak akuntabel dalam pelaporan keuangannya.


Soal 'Pribumi', Anies: "Pokoknya Itu Digunakan untuk Menjelaskan Era Kolonial Belanda"

"Jadi saya pikir betul. Bukan hanya serapan tapi persiapan laporan keuangan yang akan kita hadirkan," kata Sandi.

Sebagaimana diketahui, salah satu alasan Jakarta tidak mendapatkan opini WTP lima tahun terakhir adalah penyebaran aset Pemprov yang belum terdata secara baik. Mantan Gubernur DKI, Djarot Syaiful Hidayat pernah mengakui hal itu.

"Lima tahun juga enggak apa-apa. Yang penting dengan adanya masukan seperti ini kita berbenah terus, karena berkali-kali saya sampaikan persoalan di Jakarta ini masalah tentang aset yang waduh tersebar ke mana-mana," beberapa waktu lalu.

Soal Pilpres 2024, Pengamat: Sandiaga Mampu Menandingi Anies Baswedan

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas