logo


Candaan Djarot: Kesel Sama Wartawan, Pertanyaannya Banyak dan Sulit

Djarot Saiful Hidayat bercerita bahwa dia menikmati saat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin DKI Jakarta

15 Oktober 2017 15:15 WIB

Djarot Saiful Hidayat memberikan keterangan pers.
Djarot Saiful Hidayat memberikan keterangan pers. Beritajakarta.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMDjarot Saiful Hidayat bercerita bahwa dia menikmati saat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin DKI Jakarta.

"Saya kalau kamu lihat ya, hampir tidak pernah cemberut ya. Saya suka, karena rasa suka itulah beban pekerjaan seberat apapun itu terasa ringan, karena suka itulah kita terus semangat," kata Djarot di Balaikota, Minggu (15/10).

Djarot menyebut keluhan dari warganya bukanlah sebuah beban, melainkan sebuah tanggung jawab. Selama memimpin, Djarot merasa tidak merasakan duka.


Lengser dari DKI-1, Djarot Haturkan Maaf dan Pesan Penting untuk Pendukungnya

"Itu bukan beban, pekerjaan yang menumpuk ke kami seorang diri, bukan beban. Tapi bentuk tanggung jawab, dukanya hampir tidak ada," katanya.

Djarot juga melontarkan candaan kepada para wartawan, dia mengaku kerap merasa kesal kepada para awak media yang membuntutinya dan menanyakan banyak hal.

"Hanya saja terus terang, dukanya begini, bukan duka sih, kesel. Ya dibuntuti oleh teman-teman ini (para wartawan). Pertama itu pertanyaan banyak banget, ini begitu sulit, beda waktu saya jadi dosen. Kalau sama anda semua pertanyaan dari a sampai z," terangnya.

"Pertanyaan itu pertanyaan yang nggak nyambung, pusing saya 'ngopo toh  le'. Itu bukan duka, tapi dinamika, tapi kan manusiawi dong," katanya.

Djarot mengaku tidak bersedih harus meninggalkan jabatannya, namun dia sering terharu dengan warga DKI.

"Kalau sedih saya nggak, saya cuma terharu dan bangga, Hanya saja kelemahan saya adalah banyak lihat orang yang menangis saya ikut terharu. Banyak orang menangis karena peristiwa tertentu, jadi ikut," kata Djarot.

Djarot Masih 'Pikir-pikir' Akan Hadiri Pelantikan Anies-Sandi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata