logo


Buset, Ongkos Tenaga Kerja Sawit Sampai 37 %

Biaya produksi usaha perkebunan kelapa sawit yang paling besar pengeluaran untuk tenaga kerja

23 Desember 2014 15:22 WIB

Perkebunan kelapa sawit
Perkebunan kelapa sawit

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengungkapkan, rata-rata jumlah biaya usaha perkebunan kelapa sawit per hektarnya mencapai 57,05 % dari nilai total produksi.

"Rata-rata biaya produksi usaha perkebunan kelapa sawit setahun per hektar mencapai Rp9,7 juta atau 57,05% dari total nilai produksi," ungkap Suryamin kepada wartawan di kantor BPS, Jakarta.

Menurut Suryamin, biaya produksi usaha perkebunan kelapa sawit yang paling besar yaitu pengeluaran untuk tenaga kerja sebesar 31,71 persen, dengan jenis kegiatan terbesar berada pada proses pemanenan yang mencapai 19,85 persen dari seluruh total biaya produksi.


Menteri Koperasi dan UKM Minta Petani Garut Berkoperasi dan Produksi Komoditas Unggulan

Untuk komoditas karet, rata-rata biaya produksi usaha perkebunan karet setahun per hektar mencapai Rp 9,2 juta atau 71,54% dari total nilai produksi. Sedangkan untuk biaya produksi usaha perkebunan karet yang paling besar sama seperti kelapa sawit, yaitu pengeluaran untuk tenaga kerja sebesar 57,09 persen, dengan jenis kegiatan terbesar berada pada proses pemanenan yang mencapai 48,32 persen dari seluruh total biaya produksi.

Selain itu, untuk komoditas tebu, rata-rata biaya produksi usaha perkebunan tebu setahun per hektar mencapai Rp 24,2 juta atau 77,98% dari total nilai produksi dengan biaya produksi usaha perkebunan tebu yang paling besar yaitu pengeluaran untuk sewa lahan sebesar 32,37 persen.

 

Kementan: Pupuk 2020 Cukup

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin, Ali Hamid