logo


DPD RI Sebut Sampah Telah Jadi Permasalahan Krusial

Menurut Arimbawa, banyaknya penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah(TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) itu dikarenakan belum adanya teknologi pengelolaan yang mumpuni.

10 Oktober 2017 17:36 WIB

Wakil Ketua Komite II DPD RI, I Kadek Arimbawa
Wakil Ketua Komite II DPD RI, I Kadek Arimbawa ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komite II DPD RI, I Kadek Arimbawa, mengatakan bahwa sampah telah menjadi permasalahan yang krusial baik di kota dan daerah.

Menurutnya, banyaknya penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah(TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) itu dikarenakan belum adanya teknologi pengelolaan yang mumpuni.

"Masalah sampah masalah krusial terutama di Provinsi dan daerah yang sedang membangun, diperlukan solusi yang dalam pengelolaannya," ujar Arimbawa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10).


Fahira Idris: DPD Dilukis dari Daerah

Senator asal Bali ini mencontohkan Jakarta yang memiliki sampah 600-700 ton per harinya. Dimana, pemerintah DKI Jakarta harus mengelontorkan dana sampai Rp 1,4 triliun untuk investasi teknologi pengolahan sampah guna menyelesaikan persoalan sampah yang ada di Ibu Kota.

"Bagi pusat sanggup untuk menggelontorkan investasi tersebut. Beda halnya dengan daerah biaya investasi yang sangat tinggi diperkirakan sulit bagi daerah dalam membuat pengelolaan sampah," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Arimbawa, Komite II melihat percepatan pembangkit listrik berbasis sampah atau (PLT Sampah) melalui kewenangan Provinsi dan Kota untuk mengolah sampah menjadi energi yang dibatalkan oleh MA adalah suatu kerugian. Karena teknologi adalah salah satu cara paling efektif yang mampu dipakai untuk menyelesaikan permasalahan sampah.

"DPD melakukan pengawasan tentang pengolahan sampah, dan melihat sejauh mana upaya yang telah dilakukan pemerintah dan pemda dalam menyelesaikan permasalahan sampah ini," pungkasnya.

DPD Berperan Perjuangkan Kepentingan Daerah di Tingkat Nasional

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana