logo


Fenomena Karangan Bunga Muncul Lagi, Habiburokhman: Yang Kalah Jangan Sombong

Jika secara logika sang pemenang seharusnya merupakan pihak yang dapat menyombongkan diri, kali ini dengan berseloroh, Habiburokhman malah menyatakan sebaliknya.

10 Oktober 2017 15:39 WIB

Habiburokhman.
Habiburokhman. detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Bidang Advokat DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, ikut mengomentari tren pengiriman karangan bunga yang masih menjadi pilihan masyarakat dalam menyampaikan pesan, kesan, serta uneg-uneg kepada si penerima.

Selain itu, karangan bunga tentunya juga dapat dikirim sebagai ungkapan perasaan atas hasil sebuah kompetisi, termasuk ucapan selamat kepada sang pemenang. Jika secara logika sang pemenang seharusnya merupakan pihak yang dapat menyombongkan diri, kali ini dengan berseloroh, Habiburokhman malah menyatakan sebaliknya.

"Pesan moral terkait karangan bunga, yang kalah jangan sombong, yang menang tetap harus bersabar," tulis Habiburokhman melalui akun Twitternya, Selasa (10/10).


Warga Kembali Serbu Balai Kota dengan Karangan Bunga, Djarot Ucapkan Terima Kasih

Meski tidak menjelaskan secara jelas detailnya, cuitan tersebut muncul bersamaan dengan fenomena karangan bunga yang kembali menghiasi sejumlah pemberitaan di Tanah Air belakangan ini, terutama jelang lengsernya Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Sebelumnya, ia juga sempat mencuitkan hal serupa terkait tren karangan bunga yang muncul lagi tersebut.

"Waduh ada info itu yg suka main karangan bunga kambuh lagi, kasihan bgt," katanya, Senin (9/10) kemarin.

Dapat Bunga dari 'Uno Family', Begini Reaksi Djarot

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari