logo


Si Bau Nan Kaya Khasiat

Diungkapkan Institute of Health Sciences, jengkol merupakan buah ajaib untuk membunuh sel kanker

22 Desember 2014 12:50 WIB

Jengkol juga kaya fosfor yang berfungsi hampir sama dengan kalsium sebagai pencegah tulang keropos. FOTO : ISTIMEWA
Jengkol juga kaya fosfor yang berfungsi hampir sama dengan kalsium sebagai pencegah tulang keropos. FOTO : ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jengkol, hmm pasti Anda sudah familiar dengan sosok satu ini. Yap, tumbuhan bernama latin Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringa, Pithecellobium jiringa, dan P. lobatum ini merupakan tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Bijinya digemari di Malaysia, Thailand, dan Indonesia sebagai bahan pangan.

Jengkol termasuk suku polong-polongan (Fabaceae. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh pencernaan, terutama bila dimakan segar sebagai lalap.

Seperti diungkapkan Institute of Health Sciences, 819 Sweden Riset Biosains L.L.C. Cause Street, ternyata jengkol merupakan buah ajaib untuk membunuh sel kanker. Kemampuannya 10.000 kali lebih kuat dari Kemoterapi. Berdasarkan penelitian itu pula, jengkol bisa menjadi obat mujarab yang terbukti melawan semua jenis kanker.


3 Obat Tradisional Ini Ampuh Usir Asam Urat dan Reumatik

Sumber informasi menarik ini berasal dari salah satu produsen obat terbesar di dunia yang mengatakan bahwa, setelah lebih dari 20 tes laboratorium yang dilakukan sejak tahun 1970, terungkap bahwa jengkol bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon,  payudara, prostat, paru-paru dan pancreas. Jengkol bersifat diuretic sehingga mampu memperlancar pembuangan urine dan sangat baik bagi penderita jantung koroner. Karena sifatnya yang sangat baik dalam  membantu mengatasi masalah pencernaan, maka jengkol menduduki urutan kedua sebagai bahan pelangsing perut selain apel.

Kandungan protein jengkol cukup tinggi, berkisar antara 23,3 gram per 100 gram jengkol, lebih tinggi dari kacang kedelai dan kacang hijau. Sayuran ini juga kaya zat besi, yakni 4,7 gram per 100 gram jengkol. Kandungan kalsium dalam jengkol berkisar 140 mg per 100 gram. Kalsium adalah unsur penting yang mampu mencegah osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Selain itu kalsium juga berperan penting dalam metabolisme tubuh, penghubung antar jaringan syaraf, pergerakan otot dan kerja jantung. Jengkol juga kaya fosfor yang berfungsi hampir sama dengan kalsium sebagai pencegah tulang keropos dan menjaga gigi agar tidak berlubang. Kandungan fosfor di dalam jengkol berkisar 166,7 mg per 100 gram.

 

'Sejuta' Manfaat Tersembunyi Daun Sirsak untuk Kesehatan Tubuh

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×