logo


Partai Republik di Kaltim 'Kemuntahan' Kader Parpol Lain

Sejauh ini, masyarakat umum di Kaltim sudah tak lagi percaya terhadap partai politik yang sudah ada.

28 September 2017 17:21 WIB

Lambang Partai Republik.
Lambang Partai Republik. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPW Partai Republik Kalimantan Timur (Kaltim) Apriliansyah menyampaikan kabar baik bahwa saat ini telah terbentuk jaringan partai di 10 kabupaten dan atau kota. Menariknya, terjadi eksodus para pengurus dan dewan pakar parpol lain ke tubuh DPW Partai Republik Kaltim.

"Sudah terbentuk 10 kabupaten dan kota. Bahkan dari partai-partai besar seperti PPP, Golkar, Demokrat, PDIP, NasDem, Hanura dan Gerindra kadernya pindah ke Republik," demikian kata Apriliansyah kepada Jitunews.com, di kantor DPP Partai Republik, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/9).

Kebanyakan dari kader partai lain yang memilih masuk Partai Republik menginginkan sebuah perubahan di wilayah Kaltim serta nuansa kompetisi yang sportif dalam urusan pencalonan legislatif.


Partai Republik Optimis Lolos Verifikasi Faktual KPU

"Mereka menginginkan perubahan yang lebih sportif, dalam artian untuk maju sebagai anggota legislatif partai-partai tersebut sulit. Mereka menginginkan agar ada perubahan di Kaltim. Muntahan dari partai besar itu semua berminat ke partai baru, salah satunya Republik yang sudah dikenal dan mudah untuk disebut," kata Apriliansyah menambahkan.

Apriliansyah juga menekankan bahwa seluruh mantan kader parpol besar itu sangat antusias dalam rangka membesarkan Partai Republik.

Sejauh ini, masyarakat umum di Kaltim sudah tak lagi percaya terhadap partai politik yang sudah ada. Pasalnya, tak hanya masyarakat umum termasuk juga kader muntahan parpol lain, banyak janji-janji politik yang tidak terlaksana dengan baik, bahkan tak sedikit aspirasi masyarakat yang tidak terpenuhi.

"Berharap tidak seperti partai yang lama. Berharap partai baru (Partai Republik) tidak seperti partai lama yang selama ini programnya tak tersosialisasi dengan baik ke masyarakat. Mereka (kader muntahan parpol lain) berharap bisa dilaksanakan Partai Republik," ucap Apriliansyah menjelaskan alasan dari pengurus partai lain yang hijrah ke Partai Republik.

"Kebutuhan wilayah (Kaltim) mulai di tingkat desa atau kecamatan dari dapil mereka (kader muntahan partai lain) banyak janji partai, janji legislatif tidak terlaksana dengan baik atau tidak sesuai aspirasi masyarakat," pungkas Apriliansyah.

DPW Partai Republik Riau Siap Capai Syarat Verifikasi KPU

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah