logo


Performa Bagus MU Bikin Klopp Kian 'Mumet'

Meski begitu Klopp enggan mengibarkan bendera putih alias menyerah di lima laga awal Liga Primer Inggris.

27 September 2017 16:27 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pelatih Liverpool Jurgen Klopp sepertinya sedang dipusingkan dengan performa buruk timya. Sempat menjanjikan kalah menghancurkan Arsenal 4-0, kini performa Liverpool menukik tajam dan bahkan sudah tersisih dari Piala Liga.

Kondisi pekerjaan rumah yang besar kian menumpuk diakui Klopp kala melihat performa Manchester United yang bermain seperti tanpa celah.

Tim asuhan Jose Mourinho itu telah memenangi enam pertandingan dati total delapan yang dijalani. Bahkan United sukses mengemas 24 gol sejauh ini.


Benzema Klaim Dirinya Striker Modern

"Semua kompetisi pasti ada kesulitannya. Namun di Inggris, kesulitan tersebut seperti bertambah berkali-kali lipat. Terutama jika melihat performa Manchester United," sahut Klopp yang dilansir dari Manchester Evening News.

"Manchester United telah membuat kompetisi pada musim ini semakin ketat. Namun saya tak bisa mengubah hal tersebut," sambung Klopp.

United dan Liverpool seperti halnya Yin Yang atau dua sisi yang berlawanan. Jika penampilan United konstan impresif, maka Liverpool justru sulit tapil impresif secara stabil.

Padahal musim lalu Jose Mourinho gagal tampil konsisten dan harus berakhir di urutan ke enam di akhir musim.

Meski begitu Klopp enggan mengibarkan bendera putih alias menyerah di lima laga awal Liga Primer Inggris. Klopp pun berusaha kerap menenangkan anak buahnya dan terus bekerja menyongsong setiap pertandingan yang harus dimenangkan.

"Saya hanya berusaha untuk menenangkan para pemain dan berusaha untuk menyiapkan mereka agar bisa menunjukkan performa terbaik di atas lapangan. Begitulah cara kerja saya," sahut Klopp menyudahi.

Liverpool dan Manchester United sendiri akan saling bentrok pada pertandingan ke delapan atau pada, 14 Oktober 2017 mendatang. Liverpool akan lebih dulu menjamu United di Anfield.

Cuma Keajaiban Bisa Cegah Goretzka ke Bayern

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah