logo


Komisi I Bakal Panggil Jenderal Gatot Nurmantyo

Isu pembelian 5.000 senjata api secara ilegal ini dikemukakan oleh Panglima TNI saat mengelar silaturahmi dengan purnawirawan TNI di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat malam (22/9).

25 September 2017 10:23 WIB

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Puspen TNI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Biem Benyamin mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami lebih dalam perihal pernyataan Panglima Gatot Nurmantyo yang menyebut bahwa ada pihak yang telah mencatut nama Presiden Joko Widodo untuk membeli 5.000 senjata api secara ilegal.

Seperti diketahui, isu pembelian 5.000 senjata api secara ilegal ini dikemukakan oleh Panglima TNI saat mengelar silaturahmi dengan purnawirawan TNI di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat malam (22/9).

"Saya tidak mau berandai-andai, makanya kami dari Komisi I akan meminta keterangan kepada yang bersangkutan," ujarnya di Jakarta, Senin (25/9).


Terkait 5000 Senjata Ilegal, Demokrat Sebut Gatot Langgar UU karena Ancam Menyerbu Polisi

Menurutnya, meski pemanggilan panglima TNI belum dapat dipastikan kapan akan dilaksanakan, namun putra seniman Betawi Benyamin Sueb ini berharap pemanggilan tersebut dapat segera diadakan oleh Komisi I DPR.

"Menggali kebenaran. Lebih detailnya nanti setelah ketemu pihak-pihak. (Waktu pertemuan) kami inginkan segera," pungkasnya.

Gatot Membenarkan, Wiranto: Beli 500 untuk BIN

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan