logo


Obat Jenis PCC Ditemukan di Samarinda, Kali Ini Dicampur ke Minuman Energi

Bahkan, obat PCC tersebut telah disimpan selama satu tahun.

22 September 2017 15:55 WIB

Obat PCC
Obat PCC Ist

SAMARINDA, JITUNEWS.COM - Polresta Samarinda berhasil mengamankan dua oknum yang diduga mengedarkan PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) dan sejumlah obat keras lainnya. 

Pihak berwajib menangkap Sumiati (44) dan Riswandi (41) setelah mengendus peredaran obat-obatan keras di Ibu Kota Kalimantan Timur tersebut. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan ribuan butir pil PCC.

Kanit Sidik Satreskoba, Iptu Teguh Wibowo, mengatakan polisi berhasil mengungkap keberadaan pelaku setelah mengadakan inspeksi acak dan kemudian menemukan informasi terkait peredaran obat jenis PCC yang meresahkan warga masyarakat.


Menkes Nyatakan PCC Termasuk Jenis Obat Ilegal

"Mulanya petugas menangkap Sumiarti yang berprofesi sebagai tukang pijat. Setelah itu kami kembangkan dan kemudian menangkap Riswandi," kata Teguh di kantornya, Jumat (22/9).

Menurut keterangan Riswandi, ia biasa mencampurkan obat tersebut ke dalam minuman energi dan mengaku bahwa obat tersebut diperolehnya dari Banjarmasin. Bahkan, pil PCC tersebut telah disimpan selama satu tahun hingga akhirnya ia memutuskan untuk menjualnya kepada pembeli yang berminat.

"Obat keras ini sama dengan yang sedang ramai dibicarakan (PCC). Sasarannya remaja. Mereka tertarik dengan harga murah. Soal mabuknya itu pasti," kata Teguh. Dia juga mengatakan, jika obat tersebut dicampur dengan minuman energi dapat menyebabkan kematian.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus tersebut untuk melihat apakah ada pengedar lain yang masih berkeliaran bebas. 

"Alur peredarannya ini masih kita kembangkan. Bukan tidak mungkin ada pengedar lainnya. Kita sedang dalami," kata Teguh lagi.

Zulkifli Hasan Sebut Obat Macam PCC Dapat Melemahkan Ketahanan Bangsa

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari