logo


Pansus Angket: Ketua KPK Terindikasi Korupsi

Agus juga dituduh bertanggung jawab atas tindakan LKPP yang tidak mensyaratkan dokumen legitimasi asal-usul produk yang akan dilakukan proses pengadaan.

21 September 2017 06:45 WIB

Ketua KPK Agus Rahardjo.
Ketua KPK Agus Rahardjo. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pansus Angket KPK menuduh Ketua KPK, Agus Rahardjo, terindikasi korupsi. Menurut mereka, Agus diduga terlibat dalam kasus korupsi saat menjabat sebagai Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Untuk pengadaan yang dimaksud, terkait 19 unit Pakkat Road Maintenance Truck PRMT-C 3200 senilai Rp 36,1 miliar.

"Kami temukan indikasi penyimpangan di internal LKPP yang saat itu pimpinannya adalah Agus Rahardjo," ujar anggota Pansus DPR, Arteria Dahlan, dalam konferensi pers Pansus DPR di Hotel Santika, Jakarta, Rabu (20/9).


Resmi Dicopot Sebagai Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Masinton: Itu Biasa

Arteria mengklaim, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dari laporan masyarakat yang dinilainya akurat.

"Kami juga menemukan fakta ada pihak yang dalam hal ini pimpinan LKPP diduga kuat memerintahkan direktur pengembangan sistem katalog LKPP untuk melaksanakan e-catalogue. Jadi ada transaksi dulu baru rekayasa," beber Arteria.

Tak berhenti di situ, Agus juga dituduh bertanggung jawab atas tindakan LKPP yang tidak mensyaratkan dokumen legitimasi asal-usul produk yang akan dilakukan proses pengadaan. Pansus juga temukan indikasi terkait surat register uji tipe yang ternyata milik perusahaan lain dan memiliki desain yang tidak sesuai.

Arteria menjelaskan, ‎PT Dor Ma Uli (DMU) selaku agen tunggal pemegang merek yang menang pengadaan ternyata melakukan rekayasa.

"Kita juga temukan pengakuan baik dari Dinas Bina Marga maupun vendor bahwa pekerjaan telah selesai. Faktanya di sini, barang tersebut belum didatangkan keseluruhan. Ini fakta semua bisa kita uji, makanya kita mohonkan klarifikasi," pungkas Arteria.‎

 

KPK Batal Hadiri Rapat Pansus Angket, Masinton: Yang Rugi KPK

Halaman: 
Penulis : Riana