logo


Raja Salman Beri US$ 15 Juta untuk Bantu Muslim Rohingya

Menurut perkiraan PBB, sekitar 417.000 etnis Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh.

20 September 2017 12:00 WIB

Raja Salman.
Raja Salman. NBCnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud memerintahkan pemberian tambahan bantuan sebesar US$ 15 juta untuk Muslim Rohingya dalam sebuah rapat kabinet yang digelar pada hari Selasa (19/9) waktu setempat. 

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi mengklaim telah menawarkan bantuan sebesar US$ 50 juta untuk meringankan penderitaan mereka yang berada di Rakhine, Myanmar.

Pertemuan kabinet tersebut membahas serangan brutal dan genosida yang dilakukan terhadap Muslim Rohingya di Myanmar dan penghancuran secara sistematis terhadap sejumlah desa dan rumah kelompok minoritas Muslim. Demikian diberitakan Alarabiya English, Selasa (19/9).


Suu Kyi Malah Bingung Mengapa Banyak Pengungsi yang Eksodus ke Bangladesh

Selain itu, dibahas pula upaya-upaya yang telah dilakukan untuk meredakan konflik Rohingya. Dunia internasional juga diingatkan untuk segera bertindak guna menyetop kekerasan dan memberi hak kepada minoritas Muslim di Myanmar tanpa diskriminasi atau klasifikasi rasial.

Penasihat Pusat Bantuan Kemanusiaan King Salman Center, Abdullah bin Abdulaziz al Rabiah, mengatakan akan ada tim yang dikirim ke Bagladesh untuk meninjau situasi yang sedang berlangsung.

"Mereka ditugaskan untuk mencari tahu apa bantuan paling dibutuhkan dan mendesak saat ini, serta untuk memberikan bantuan kemanusiaan," katanya.

Selama bergenerasi lamanya, Rohingya telah menganggap Myanmar sebagai rumahnya. Kini, dengan pembersihan desa-desa tempat tinggalnya, menurut perkiraan PBB, sekitar 417.000 etnis Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh. Di sana, mereka kemudian bergabung dengan sesama pengungsi yang telah melarikan diri dalam kurun waktu setahun terakhir.

NU Sanggau Gelar Aksi Peduli Rohingya

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari