logo


Ini Curhatan Pengungsi Rohingya

Salah seorang etnis Rohingya yang berhasil keluar dari Rakhine menceritakan kondisi yang ada di sana.

16 September 2017 19:17 WIB

Doa untuk Rohingya di aksi 169, Sabtu (16/9).
Doa untuk Rohingya di aksi 169, Sabtu (16/9). warta ekonomi

JAKARTA, JITUNEWS.COMSalah satu pengungsi Rohingya, Karimullah yang berhasil lari dari Rakhine negara bagian Myanmar 7 tahun yang lalu bercerita tentang kondisi kaumnya di sana. Ia kabur bersama dengan beberapa saudaranya ke Indonesia.

"Mereka menderita hari demi hari, sekitar 1.000 anak menderita. Mereka butuh bantuan air bersih dan lain-lain," katanya dalam aksi 169 di depan patung kuda, Jakarta, Sabtu (16/9).

Sekitar 7 tahun yang lalu, kata Karim, ada sekitar 4.000 orang yang lari dari Rakhine menuju Bangladesh.


Prabowo Sebut Kirim Bantuan ke Rohingya Sebuah Pencitraan

"Dulu warga Rohingya ada 7 juta di Myanmar, sekarang tinggal 7.000," tuturnya.

Atas peristiwa yang tak kunjung selesai hingga saat ini, Karim meminta bantuan kepada Pemerintah Indonesia. Ia mengatakan jika kaumnya tak minta apa-apa selain keselamatan. Sebab, banyak anak dan perempuan yang menderita.

"Mereka selalu minta tolong, kami minta Pemerintah Indonesia bantu di sana. Mereka nggak minta apa-apa, mereka hanya minta keselamatan nyawa. Yang penting selamatkan nyawa," tandasnya.

Diketahui bahwa pengungsi yang bernama Karim itu mengikuti aksi 169 hingga selesai.

FPI: Di Sini Ada Pak Prabowo Mantan Jenderal, Latih Kami Berangkat ke Myanmar

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex